Senin, 21 Januari 2008

LEADER 4U

LEADER 4U



Sebuah pandangan lain dalam kepemimpinan yang berkarakter dan disederhanakan agar lebih melekat di hati. Kamu mungkin sudah tak asing lagi dengan istilah kepemimpinan, hampir setiap hari kamu mendengar istilah tersebut. Tapi apakah kamu memahami betul tentang kepemimpinan tersebut ? disini saya coba sederhanakan sebagai pengkayaan buat kamu.

Mari sama – sama kita belajar untuk menjadi LEADER 4U di era globalisasi yang serba cepat dan instant ini. Tapi bukan berarti , kamu akan menjadi pemimpin instant. Semua membutuhkan proses.


Apa sih Leader 4U itu ?

  1. Leader 4U = Leader for you = Pemimpin untuk kamu

Pemimpin untuk kamu adalah dirimu sendiri, bukan orang lain. Kamu adalah pemimpin atas diri kamu dan kamu bertanggungjawab atas kepemimpinan kamu.

  1. Leader 4U = Leader empat U = Pemimpin dengan karakter 4 U.

Pemimpin yang berkarakter :

    1. Universal

Seorang pemimpin yang pola pikir, cara pandang secara holistik dan universal.

    1. Understand

Dengan kepemimpinannya dia memahami posisi dirinya dan orang lain sehingga selalu berpikir dengan prinsip menang-menang.

    1. Utility

Segala hal yang diperoleh menjadi berguna untuk dirinya dan orang lain sehingga tidak ada hal yang sia-sia.

    1. Upgrade

Untuk menghadapi tantangan di masa depan, kamu harus selalu mengupgrade, memperbaiki, memperbaharui dan berinovasi cakrawala, cara pandang dan pengetahuan kamu agar menjadi lebih baik setiap saat.


Nah, itulah sedikit warna lain dalam hal kepemimpinan. Pada dasarnya kamu semua sudah mengaplikasikan ke 4 U di atas tapi alangkah luar biasanya jika hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan yang kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Selamat memasuki dunia kepemimpinan diri kamu sendiri. Selamat memimpin diri kamu sendiri.

Integritas

Integritas


Sebuah makna

Integritas bermakna utuh. Orang yang berintegritas bermakna memiliki pribadi yang utuh, seperti angka bulat. Integritas, merupakan pribadi yang tidak terpecah-pecah. Integritas merupakan keutuhan. Allah mengajarkan manusia menjadi pribadi yang utuh, tidak munafik. Semua hukum, akhlak dan kebenaran memerlukan integritas dalam implementasi kehidupan.

Untuk memperoleh dan mempertahankan integritas, Anda memerlukan empat potensi dasar manusia kemudian menguasai berbagai teknologi terapan yang dapat mengatur hidup agar istiqomah, konsisten, dan jujur. Para pemimpin memerlukan integritas diri yang tinggi. Integritas memerlukan keteghuhan hati dan kemampuan mengelola diri.

Untuk dapat mempertahankan integritas diri, maka kata kunci keberhasilannya ada pada kemampuan manajemen diri. Para pengikut memerlukan integritas pemimpin, yang bermakna kesungguhan dan kebenaran tindakan. Dalam medan yang sulit, integritas berubah menjadi kompromi karena strategi. Namun, kesucian diri, niat, dan waktu sebagai saksi.

Orang yang memiliki integritas diri dapat membuat pemboikotan, tidak takut dengan cambuk, semburan gas air mata, suara senapan dan laras sepatu penguasa jahat, sekalipun darah menetes dari tubuhnya. Inilah kata kunci untuk mendapatkan kesuksesan diri.


  1. Kata kunci yang harus kita miliki untuk kesuksesan diri adalah integritas diri, yaitu kesatuan antara keyakinan, ucapan, dan tindakan. Ia melakukan apa yang diucapkan dan diyakini.

  2. Integritas merupakan wujud dari sehatnya prinsip moral; sifat keutamaan yang tidak membusuk, terutama hubungan kebenaran dan perlakuan adil; kejujuran, ketulusan, dan keikhlasan.

  3. Integritas merupakan landasan kepercayaan, dan kepercayaan diperlukan untuk memperoleh kesuksesan dalam tim dan organisasi.

  4. Integritas; kemampuan membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Ini bermakna bahwa integritas memerlukan perenungan moral, hati nurani, dan perasaan yang paling dalam.

  5. Integritas; melaksanakan apa yang telah dikaji dan diyakini, sekalipun dia harus menderita. Ini menunjukan keteguhan diri, perasaan, dan kesediaan untuk janjinya.

  6. Integritas; mengatakan secara terbuka bahwa kita melaksanakan sesuatu berdasarkan pemahaman mengenai benar dan salah. Ini bermakna bahwa seseorang tidak malu-malu dengan keyakinan dan melakukan kebenaran secara terbuka.

  7. Orang yang memiliki integritas akan bertindak secara konsisten, istiqamah. Konsisten dengan apa yang telah diputuskan benar. Semua tindakannya diatas keyakinan dan kesadaran yang utuh. Tidak reaktif dan responsif.

  8. Para pahlawan yang telah syahid, adalah contoh konkret pribadi yang memiliki integritas diri.

  9. Kepatuhan dengan niat, jadwal, dan komitmen memerlukan integritas.

  10. Kita memeliki integritas yang tinggi, jika pijakan prinsip kebenaran kita kuat.

  11. Integritas adalah kemampuan seseorang dalam menyatukan seluruh potensi spiritual, emosional, intelektual, dan fisik. Integritas adalah kesatuan antara apa yang diyakini dalam dirinya, apa yang dirasakan dalam jiwanya, apa yang dipikirkan, dan apa yang dikerjakan.

JENJANG PEMBELAJARAN KEHIDUPAN


JENJANG PEMBELAJARAN KEHIDUPAN


Dalam menempuh hidup ini kita juga menempuh pembelajaran hidup, seperti halnya pendidikan sekolah, kehidupan ini juga merupakan sekolah besar bagi diri kita. Di sekolah ada yang namanya guru dan murid begitu pula di kehidupan ini ada guru dan murid, guru bisa berupa banyak hal seperti pengalaman, buku, orang, alam ini dan sebagainya serta muridnya adalah diri kita yang mempelajarinya.

Di sekolah ada kelas-kelas, di kehidupan ini pun terdapat kelas-kelas bukan berarti dalam segi ekonomi saja tapi juga kelas-kelas dari segi kehidupan ini. Tergantung diri kita sendiri apakah kita akan mencapai kelas yang lebih tinggi atau tidak, semuanya tergantung dari cara kita belajar dan hasilnya dari belajar kita sendiri.

Jenjang pendidikan itu sendiri dimulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi begitu pula dalam kehidupan ini terdapat jenjang pendidikan. Bagaimana kita mengetahui di mana kita berada saat ini adalah dengan melihat apakah kita sudah melakukan apa yang menjadi tujuan belajar dari setiap jenjang tersebut.


Taman kanak-kanak atau kita sebut TK, dalam kehidupan ini apakah kita masih di TK , lulus atau tidak atau sudah melewatinya ? mari kita kaji bersama-sama.

Dalam TK (Tindakan Kreatif), kita diajarkan dan dididik bagaimana bertindak kreatif. Tindakan kreatif dalam hidup ini dilihat dari bagaimana diri kita menyelesaikan semua persoalan yang kita hadapi dan mempersiapkan apa yang menjadi cita-cita kita. Tidakan kreatif apa yang sudah dilakukan dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan ini, apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, harus disikapi dengan kreatif agar tidak menjadi sebuah beban kehidupan bagi diri kita dan lingkungan.


Selanjutnya kita melangkah pada jenjang berikutnya yaitu Sekolah Dasar atau kita sebut SD. Di Sekolah Dasar, kita diajarkan untuk mengetahui semua dasar dari ilmu pengetahuan dan bagaimana kita bersikap. Dalam sekolah dasar kehidupan ini, kita pun diajarkan bagaimana Sikap Dasar, mana sikap baik dan sikap buruk. Dalam pergaulan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap orang lain. Jika memang merasa telah lulus SD maka seharusnya seseorang paham bagaimana seharusnya dia bersikap kepada orang lain. Tentunya sikap-sikap baik yang positif perlu kita apresiasikan kepada orang lain seperti sikap menghormati, mengahargai, menyayangi, mengasihi dan lain sebagainya.

Jika kita kembang sikap-sikap tersebut, bisa kita pastikan bahwa kita telah lulus dari SD karena kita telah mengetahui bagaimana seharusnya bersikap terhadap orang lain.


SMP atau dalam kehidupan diistilahkan sebagai sikap mental positif. Sikap ini merupakan cerminan dari hasil sikap dasar. Seseorang yang memiliki sikap dasar positif akan selalu memandang segala sesuatu dari sisi yang positif, walaupun hal buruk sedang menimpa. Sikap ini memerlukan latihan untuk menahan sisi negatif dari segala sesuatu. Atau dengan kata lain, memandang sesuatu berdasarkan kacamata yang jernih.


SMU atau dalam lautan kehidupan diistilahkan sebagai sikap mental usaha. Berhasil tidaknya cita-cita, tujuan yang sudah diimpikan atau direncanakan tidak akan terwujud jika tidak memiliki mental usaha untuk mewujudkannya. Sikap mental usaha disini diartikan sebagai suatu sikap yang dimiliki oleh seseorang untuk selalu mengusahakan apa yang diinginkan atau yang dimimpikannya. Tanpa sikap mental ini, sebagus apapun rencana, impian, tujuan tidak akan berhasil menjadi kenyataan, hanyalah sebatas angan belaka dan menjadi sia-sia. Untuk menggambarkan sikap mental usaha ini, ada sebuah nasihat yang bagus dari seorang ksatria samurai dari jepang ” Sebuah gagasan baik yang dilaksanakan langsung hari ini sama nilainya dengan selusin gagasan yang dilaksanakan minggu depan”.


PT atau Pemikiran Terbaik, Perbuatan Terbaik, Penghasilan Terbaik. Ini merupakan sebuah kombinasi yang teruji, sebuah formula yang alamiah. Segala sesuatu yang dicurahkan dengan segenap hati akan memberikan hasil yang terbaik. Sebuah pemikiran terbaik yang dicurahkan akan memberikan stimulus yang terbaik bagi panca indera untuk melakukan yang terbaik atau berbuat yang terbaik. Sehingga hasil yang didapatkan pun hasil yang terbaik. Ini merupakan hukum yang berlaku dimana-mana, berikan yang terbaik maka kau pun akan mendapatkan balasan yang setimpal (red-terbaik). [DANA]


Tipe manusia dalam kehidupan


Tipe manusia dalam kehidupan


  1. Mereka yang berhenti (Quitters)

Tak diragukan lagi, ada banyak orang yang memilih keluar, menghindari kewajiban, mundur, dan berhenti. Mereka ini disebut Quitters atau orang-orang yang berhenti. Mereka menghentikan pendakian. Mereka menolak kesempatan yang diberikan oleh gunung. Mereka mengabaikan, menutupi, atau meninggalkan dorongan inti yang manusiawi untuk mendaki, dan dengan demikian juga meninggalkan banyak hal yang ditawarkan oleh kehidupan.


Gaya hidup

Menurut definisinya, Quiters menjalani kehidupan yang tidak terlalu menyenangkan. Mereka meninggalkan impian-impiannya dan memilih jalan yang mereka anggap lebih datar dan lebih mudah. Ironisnya, seiring dengan berlalunya waktu, Quitters mengalami penderitaan yang jauh lebih pedih daripada yang ingin mereka elakan dengan memilih untuk tidak mendaki. Dan, saat yang paling memilukan dan menyedihkan adalah sewaktu mereka menoleh ke belakang dan melihat bahwa kehidupan yang telah dijalani ternyata tidak menyenangkan.

Akibatnya, Quitters sering menjadi sinis, murung, dan mati perasaannya. Atau mereka menjadi pemarah dan frustasi, menyalahkan semua orang di sekelilingnya, dan membenci orang-orang yang terus mendaki.


  1. Mereka yang Berkemah (Campers)

Kelompok individu yang kedua adalah Campers atau orang-orang yang berkemah. Mereka pergi tidak seberapa jauh, lalu berkata, “Sejauh ini sajalah saya mampu mendaki (atau ingin mendaki).” Karena bosan, mereka mengakhiri pendakiannya dan mencari tempat datar yang rata dan nyaman sebagai tempat bersembunyi dari situasi yang tidak bersahabat. Mereka memilih untuk menghabiskan sisa-sisa hidup mereka dengan duduk disitu.

Berbeda dengan Quitters, Campers sekurang-kurangnya telah menanggapi tantangan pendakian itu. Mereka telah mencapai tingkat tertentu. Perjalanan mereka mungkin memang mudah, atau mungkin mereka telah mengorbankan banyak hal dan telah bekerja dengan rajin untuk sampai ke tempat di mana mereka kemudian berhenti. Pendakian yang tidak selesai itu oleh sementara orang dianggap sebagai “kesuksesan”. Ini merupakan pandangan keliru yang sudah lazim bagi mereka yang menganggap kesuksesan sebagai tujuan yang harus dicapai, jika dibandingkan dengan perjalanannya. Namun demikian, meskipun Campers telah berhasil mencapai tempat perkemahan, mereka tidak mungkin mempertahankan keberhasilan itu tanpa melanjutkan pendakiannya. Karena, yang dimaksud dengan pendakian adalah pertumbuhan dan perbaikan seumur hidup pada diri seseorang.


Gaya hidup

Campers juga menjalani kehidupan yang tidak lengkap. Perbedaannya terletak pada tingkatnya. Karena lelah mendaki, mereka berkata, “ini sudah cukup baik,” tanpa menyadari harga yang akan mereka bayar. Campers mungkin merasa cukup senang dengan ilusinya sendiri tentang apa yang sudah ada, dan mengorbankan kemungkinan untuk melihat atau mengalami apa yang masih mungkin terjadi.

Sambil memasang tenda, Campers memfokuskan energinya pada kegiatan mengisi tenda dengan barang-barang yang sedapat mungkin membuatnya nyaman. Ini berarti Campers melepaskan kesempatan untuk maju, yang sebenarnya dapat dicapai jika energi dan sumber dayanya diarahkan dengan semestinya.

Para Campers adalah satis-ficer (dari kata satisfied = puas dan suffice = mencukupi). Mereka puas dengan mencukupkan diri, dan tidak mau mengembangkan diri.


  1. Para Pendaki (Climbers)

Climbers, atau si pendaki, adalah sebuitan untuk orang yang seumur hidup membaktikan dirinya pada pendakian. Tanpa menghiraukan latar belakang, keuntungan atau kerugian, nasib buruk atau nasib baik, dia terus mendaki. Dia seperti kelinci pada iklan baterai Energizer di pegunungan. Climbers adalah pemikir yang selalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan, dan tidak pernah membiarkan umur, jenis kelamin, ras, cacat fisik atau mental, atau hambatan lainnya menghalangi pendakiannya.


Gaya hidup

Climbers yang menjalani hidupnya secara lengkap. Untuk semua hal yang mereka kerjakan, mereka benar-benar memahami tujuannya dan bias merasakan gairahnya. Mereka mengetahui bagaimana perasaan gembira yang sesungguhnya, dan mengenalinya sebagai anugerah dan imbalan atas pendakian yang telah dilakukan. Karena tahu bahwa mencapai puncak itu tidak mudah, maka Climbers tidak pernah melupakan “kekuatan” dari perjalanan yang pernah ditempuhnya.

Climbers tahu bahwa banyak imbalan dating dalam bentuk manfaat-manfaat jangka panjang, dan langkah-langkah kecil sekarang ini akan membawa pada kemajuan-kemajuan lebih lanjut di kemudian hari. Climbers selalu menyambut tantangan-tantangan yang disodorkan kepadanya. Climbers sangat gigih, ulet dan tabah, Climbers menempuh kesulitan-kesulitan hidup dengan keberanian dan disiplin sejati.

Strategi mencapai kebebasan finansial dengan lebih cepat dan lebih mudah


Strategi mencapai kebebasan finansial dengan lebih cepat dan lebih mudah


  1. Latihan tindakan 1 (mimpikan impian besar)

Buatlah daftar segala hal yang akan Anda lakukan atau usahakan jika Anda mutlak dijamin sukses. Kemudian tentukan satu tindakan dan lakukanlah segera.

  1. Latihan tindakan 2 (kembangkanlah arah yang jelas)

Selalu berpikirlah di atas kertas. Duduk dan mulailah menuliskan tujuan-tujuan Anda dan ciptakanlah rencana untuk mencapainya.

    1. Pertama, tentukan secara tepat apa yang Anda inginkan dalam setiap wilayah kehidupan anda, terutama dalam kehidupan finansial anda.

    2. Kedua ,tuliskan tujuan anda dengan jelas dan spesifik.

    3. Ketiga, tetapkanlah batas waktu untuk setiap tujuan. Tetapkanlah sub batas waktu bila tujuannya cukup besar. Berikan target kepada diri anda sendiri untuk mencapainya.

    4. Keempat, buatlah daftar segala hal yang dapat anda pikirkan, yang harus anda kerjakan untuk mencapai setiap tujuan. Ketika terpikir ide baru, tambahkanlah pada daftar anda hingga lengkap.

    5. Kelima, jabarkanlah daftar anda menjadi rencana tindakan. Tetapkanlah apa yang akan anda kerjakan lebih dulu dan apa yang akan dikerjakan kemudian. Tentukan apa yang lebih penting dan apa yang kurang penting.

    6. Keenam, ambillah tindakan atas rencana anda dengan segera.

    7. Ketujuh, dan mungkin yang terpenting, lakukanlah sesuatu setiap hari untuk menggerakan anda paling sedikit satu langkah lebih dekat kepada tujuan anda yang terpenting.

  1. Latihan tindakan 3 (lihatlah diri sendiri sebagai orang yang bekerja sendiri)

Identifikasikanlah alasan-alasan favorit anda untuk tidak memiliki komitmen sepenuh hati atas tujuan finansial anda. Adakah seseorang atau sesuatu dalam hidup anda yang anda salahkan sehingga anda tidak maju ? Apapun kemungkinannya, terimalah tanggung jawab penuh atas hidup anda dan ambilah tindakan hari ini !

  1. Latihan tindakan 4 (lakukan apa yang anda sukai)

Identifikasikanlah tipe pekerjaan yang sangat anda nikmati. Kegiatan-kegiatan apa yang paling berperan dalam keberhasilan anda hingga hari ini ? Kalau anda dapat mengerjakan pekerjaan apa saja dengan penuh keberhasilan, apa yang akan anda pilih ? Tetapkanlah ini sebagai tujuan, buatlah rencana dan mulailah bergerak kearah itu hari ini.

  1. Latihan tindakan 5 (milikilah komitmen pada keunggulan)

Identifikasikanlah kunci wilayah-wilayah keberhasilan dalam pekerjaan anda sekarang. Bagian-bagian mana dari pekerjaan anda yang mutlak, secara positif harus dilakukan dengan sangat baik untuk mencapai puncak bidang anda ?

Dimana kekuatan anda dan dimana kelemahan anda ?

Buatlah rencana hari ini untuk menjadi lebih baik dalam satu wilayah keahlian di mana perbaikan yang dilakukan akan sangat membantu anda.

  1. Latihan tindakan 6 (bekerja lebih lama dan lebih keras)

Buatlah rencana hari ini untuk meningkatkan jumlah jam kerja anda setiap hari. Putuskanlah untuk masuk kantor satu jam lebih awal dan dapatkan keuntungan dengan mulai lebih awal pada hari itu. Bekerjalah pada jam makan siang ketika yang lain pergi. Tinggallah satu jam lebih lama untuk menuntaskan. Strategi ini saja akan melipatgandakan hasil kerja anda dengan hanya menambah dua jam pada hari anda.

  1. Latihan tindakan 7 (dedikasikanlah diri anda pada pembelajaran seumur hidup)

Pilihlah sebuah topik yang benar-benar dapat membantu anda untuk menjadi lebih produktif dan efektif di bidang anda. Tetapkanlah tujuan untuk menguasai topik ini. Buatlah ini sebagai proyek pribadi. Kemudian, bacalah topik ini setiap hari. Dengarkanlah kaset mengenai topik itu. Ikutlah kursus-kursus mengenai topik itu. Kerjakanlah proyek ini seolah-olah masa depan anda bergantung padanya, karena memang begitu !

  1. Latihan tindakan 8 (bayarlah diri anda sendiri lebih dulu)

Bukalah rekening khusus untuk akumulasi finansial hari ini. Masukan setoran awal ke dalam rekening ini, berapapun kecilnya. Kemudian, carilah setiap kesempatan untuk menambah rekening ini. Mulailah belajar mengenai uang sehingga anda mengerti bagaimana menumbuhkannya. Bacalah buku dan majalah yang membahas topik itu. Jangan pernah berhenti menambung, belajar, dan bertumbuh hingga anda bebas secara finansial.

  1. Latihan tindakan 9 (pelajarilah setiap detail bisnis anda)

Identifikasikanlah kecenderungan dalam bisnis anda. Apa keahlian utama atau ketrampilan kunci yang anda butuhkan untuk memimpin bidang anda di masa depan ? Buatlah rencana hari ini untuk mengembangkan keahlian itu dan kemudian kerjakanlah setiap hari.

  1. Latihan tindakan 10 (dedikasikanlah diri anda untuk melayani sesama)

Identifikasikanlah pelanggan-pelanggan terpenting anda, di dalam dan di luar perusahaan. Siapakah orang-orang yang padanya anda paling tergantung ?

Siapakah orang-orang yang paling tergantung pada anda ?

Apa yang dapat anda lakukan, mulai hari ini, untuk lebih memperhatikan mereka?

  1. Latihan tindakan 11 (jujurlah terhadap diri sendiri dan orang lain)

Hampir setiap masalah dalam hidup anda dapat diselesaikan dengan kembali kepada nilai-nilai anda. Apakah itu ?

Apa yang anda percayai dan yakini ? Bila anda mengalami tekanan apa pun, biasanya berarti anda sedang mengkompromikan salah sati nilai-nilai anda. Apa pun bentuknya, selseaikanlah saat ini juga sesuai dengan apa yang anda percaya sebagai hal yang sangat penting dalam hidup anda.

  1. Latihan tindakan 12 (tentukanlah prioritas tertinggi dan berkonsentrasilah padanya)

Identifikasikanlah hal terpenting yang dapat anda kerjakan saatini untuk mencapai tujuan anda yang terpenting dan kemudian disiplinkan diri anda sendiri untuk mengerjakannya, dan hanya itu, hingga selesai 100 persen. Kemampuan anda untuk melakukan ini, dan ini saja, dapat mengubah seluruh hidup anda.

  1. Latihan tindakan 13 (kembangkan lah reputasi untuk keceptan dan dapat diandalkan)

Pilihlah satu saja tugas kunci yang telah anda tunda untuk memulai atau menyelesaikannya, dan putuskanlah untuk mengambil tindakan terhadapnya segera. Ulangilah kata-kata motivasi ajaib ini : “Kerjakanlah sekarang! Kerjakanlah sekarang! Kerjakanlah sekarang!”

  1. Latihan tindakan 14 (bersiaplah untuk mendaki dari puncak ke puncak)

Identifikasikanlah siklus dan kecenderungan kunci dalam bisnis anda. Ke mana pasar bergerak ? Apa yang berubah dan bagaimana anda harus beradaptasi terhadap perubahan-perubahan ini ? Langkah-langkah apa yang harus anda ambil hari ini untuk mengambil keuntungan dari duani baru esok ? Apapun jawaban anda, melangkahlah sekarang !



  1. Latihan tidakan 15 (praktekanlah disiplin dalam segala hal)

Ubahlah satu hal pada satu saat. Identifikasikanlah satu wilayah dalam hidup anda dimana kekurang-disiplinan mempengaruhi kesuksesan anda. Putuskanlah hari ini untuk mengembangkan disiplin dalam wilayah itu. Mulailah dengan kuat. Beritahukanlah kepada orang lain tentang keputusan anda. Jangan pernah biarkan adanya perkecualian hingga kebiasaan baru tertanam dengan kuat. Keputusan ini saja dapat mengubah hidup anda.

  1. Latihan tindakan 16 (bukalah kunci kretivitas bawaan anda)

Tuliskanlah masalah anda yang paling menekan atau tujuan yang paling anda inginkan. Kemudian, bayangkan bahwa masalah ini terpecahkan dengan sempurna atau tujuan initercapai secara ideal. Seperti apakah solusi atau pencapaiannya ? Apa yang dapat anda lakukan segera untuk memperoleh hasil ini? Ingatlah, tindakan adalah segala-galanya !

  1. Latihan tindakan 17 (bergaulah dengan orang-orang yang tepat)

Identifikasikanlah orang-orang terpenting dalam hidup anda, masa kini maupun masa yang akan datang. Apa yang dapat anda lakukan untuk membantu mereka dalam kehidupan dan pekerjaan mereka sehingga mereka akan terbuka untuk membantu anda ? Identifikasikanlah orang-orang yang harus anda kenal. Apa yang dapat anda lakukan untuk membantu mereka sebelum anda membutuhkan sesuatu? Ingatlah, pertama-tama anda menabur, baru kemudian anda menuai.

  1. Latihan tindakan 18 (jagalah kesehatan jasmani anda)

Identifikasikanlah satu kebiasaan yang perlu anda kembangkan untuk menikmati tingkat kesehatan dan energi yang lebih tinggi. Mungkin dengan menghilangkan makanan pencuci mulut sama sekali. Kemudian, tetapkanlah ini sebagai tantangan pribadi dan putuskanlah untuk mendisiplinkan diri anda sampai kebiasaan kesehatan anda yang baru tertananam dengan kuat.

  1. Latihan tindakan 19 (jadilah orang-orang yang berani mengambil keputusan dan berorientasi pada tindakan)

Bertanyalah kepada diri anda sendiri, satu tindakan apa yang, jika aku lakukan segera, akan memberikan dampak positif terbesar pada hasil yang kucapai? Apapun jawaban anda terhadap pertanyaan itu, lakukanlah!

  1. Latihan tindakan 20 (jangan biarkan kegagalan menjadi pilihan)

Identifikasikanlah ketakutan utama anda dalam hidup dan putuskanlah untuk bertindak seolah-olah ketakutan itu tidak ada. Bayangkan bahwa anda dijamin sukses kalau anda melakukan tindakan yag mengarah kepada tujuan dan impian anda. Kemudian, lakukanlah!

  1. Latihan tindakan 21 (luluslah dalam ujian kegigihan)

Apakah situasi tersulit yang anda hadapi saat ini? Apa pun itu, bayangkanlah bahwa itu dikirimkan kepada anda saaty ini untuk memberi pelajaran berharga bagi anda, yang akan anda butuhkan untuk menjadi lebuh sukses di masa yang akan datang. Pelajaran apakah itu ? mulai saat ini dan selanjutnya, selalu carilah pelajaran berharga dalam setiap kemunduran atau kesulitan. Anda akan selalu menemukanya, dan itu akan membantu anda dalam usaha anda untuk menjadi seorang jutawan.



Ditulis oleh Sri Hendana

SINERGI

Wujudkan sinergi merupakan prinsip kerjasama kreatif. Sinergi adalah inti sari dari kepemimpinan yang berpusat pada prinsip, intisari dari keorangtuaan yang berpusat pada prinsip. Sinergi berfungsi sebagai katalisator, menyatukan, dan melepaskan kekuatan terbesar dalam diri manusia.

Sinergi berarti keseluruhannya lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya.


Ketika anda berkomunikasi secara sinergistik, anda benar-benar membuka pikiran, hati dan ekspresi anda kepada kemungkinan baru, alternatif baru, pilihan baru.

Menghargai perbedaan adalah intisari dari sinergi, dan kunci untuk mengahrgai perbedaan itu adalah dengan menyadari bahwa semua orang melihat dunia, tidak sebagaimana adanya, tetapi sebagaimana mereka.


Sinergi berarti 1 + 1 sama dengan 8, 16 atau bahkan 1600. Posisi sinergistik dari kepercayaan yang tinggi menghasilkan solusi yang lebih baik dibandingkan dengan diusulkan semula, dan semua pihak mengetahuinya.


Ekologi adalah kata yang pada dasrnya menjabarkan sinergisme dalam alam – segalanya berhubungan dengan segalanya yang lain. Dalam hubungan inilah kekuatan kreatif dimaksimumkan, sama seperti kekuatan nyata pada tujuh kebiasaan ini dalam hubungan mereka satu sama lain, bukan hanya dalam kebiasaan individual itu sendiri.


Semangat, bikin hidup lebih hidup.


Semangat, bikin hidup lebih hidup.


Banyak aktifitas yang bisa dilakukan dalam kehidupan ini, apapun itu. Saat seseorang melakukan aktifitas tersebut pastilah ada sesuatu yang mendorong orang tersebut melakukannya. Aktifitas yang dilakukan pun menjadi lebih berarti untuk hidup ini. dorongan dorongan atau daya yang menggerakan seseorang beraktifitas bisa kita sebut sebagai motivasi dan motivasi ini bila tidak dibarengi dengan daya potensial tuk melakukan aktifitas maka akan hanya menjadi keinginan. Daya potensial tersebut dinamakan semangat. Saat seseorang bersemangat, apapun yang sedang dilakukannya menjadi sangat berarti karena orang tersebut sedang mengeluarkan daya potensial yang dimilikinya untuk beraktifitas. Segala sesuatu yang dikerjakan dapat cepat terselesaikan tanpa hambatan yang berarti.

Tapi lain halnya jika orang tersebut melakukan aktifitas tanpa semangat maka apapun yang dilakukannya menjadi tak bermakna alias hampa. Orang tersebut kehilanga daya potesial tuk bergerak dan malah menjadi stagnan atau statis.

Banyak yang bisa kita amabil dan dapatkan bila kita memiliki semangat, karena semangat bikin hidup lebih hidup.