Bagian pertama
Setiap saat setiap detik, kita tak pernah lepas dari sebuah aktifitas yang akan terus berlangsung sepanjang hidup kita. Walaupun kita dalam keadaan tidur, aktifitas ini terus berlangsung. Ya… aktifitas berpikir, terlepas dari persoalan apa pun yang dipikirkan. Kita semua tak pernah lepas dari sebuah proses aktifitas yang paling menetukan kelanjutan hidup kita masing-masing. Proses ini tanpa kita sadari telah membentuk diri kita saat ini, apapun kondisi dan keadaan diri kita saat ini. Semuanya merupakan hasil bentukan dari cara berpikir kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan segala tantangannya. Kita cenderung membiarkan diri kita hanyut dalam situasi lingkungan dimana kita berada, sehingga kita menjadi korban dari cara berpikir orang lain.
Banyak literatur yang membahas tentang pikiran dan berpikir. Semuanya memiliki esensi yang sama yaitu menuntut kita untuk proaktif dalam merespon setiap hal dalam hidup kita dengan menggunakan anugerah luar biasa dari Tuhan, yaitu OTAK.
Tipe Remaja yang puas dengan apa yang dialaminya, bukan apa yang diperolehnya.
Tipe Remaja yang biasanya banyak ngelamun, banyak mimpi tapi jarang mewujudkan mimpinya ke dalam tindakannya, suka menyendiri dan memiliki dunia yang unik buat dirinya sendiri
Tipe Remaja yang asal beda, berpenampilan beda baik sendiri maupun bareng-bareng jadi beda sama yang ada, lucu, asik, rame dan serasa banget.
Tipe Remaja yang bisa membuat orang lain beruntung ketika dia datang dan merasa kehilangan ketika dia pergi dengan kata lain jadi bermanfaat buat orang lain.
Bermanfaat identik dengan saling melengkapi, menguatkan, tidak memberatkan dan menjadi bagian dari penyelesaian masalah.
Di sebuah perusahaan sepatu terkemuka di dunia, hendak melebarkan jaringan pemasarannya hingga Negara-negara terpencil. Untuk itu maka oleh manajer pemasarannya diutuslah seorang salesman untuk memasarkan produk sepatu mereka ke sebuah daerah di Negara terpencil tersebut.
“ Mba… kok orang-orang disini tidak memakai sepatu?” Tanya si sales.
“Betul mas, orang-orang disini memang tidak menggunakan sepatu karena sudah tradisi dan yang memakai alas kaki paling bagus hanya memakai sandal.” Jawab resepsionis.
Saat itu juga si sales bergegas menuju kamarnya dan langsung menggunakan telepon satelit untuk menelpon atasannya di perusahaan.
Lalu atasan si sales menyuruh dia untuk kembali lagi ke pusat.
“Bos…! Kita bisa menjual ribuan pasang sepatu karena disini tidak ada satu pun orang yang memakai sepatu.”tegas si sales.
Si sales pertama melihat persoalan orang-orang di daerah tersebut tidak memakai sepatu sebagai sebuah masalah baginya. Karena menurut persepsinya, dia akan kesulitan untuk menjual sepatu.
Nah dari kesimpulan di atas dapat kita maknai bahwa dengan mengubah cara pandang/berpikir maka hasil yang kita dapatkan pun berbeda.
Anda harus memiliki kerangka pikiran seorang PEMENANG!
Anda HARUS INGIN SUKSES…!!!!!
Anda HARUS melakukan apa yang HARUS DILAKUKAN…!!!
Dan tidak ada pilihan lain selain sukses.
Jika kita ingin merubah kehidupan kita maka hal yang paling penting dan utama yang harus dirubah adalah cara berpikir kita.
Karena seorang filosof pernah mengatakan bahwa Aku adalah Apa yang Aku Pikirkan. Apa yang Aku pikirkan akan selalu menjadi perkataan-perkataan yang akan selalu dibicarakan. Dari perkataan yang keluar akan menjadi sebuah perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. Perbuatan ini kita lakukan terus menerus maka akan menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan ini kita pertahankan terus maka akan menjadi sebuah karakter diri. Karakter inilah yang akan menentukan masa depan kita.
Karena pada saat kita di lahirkan oleh ibu kita ke dunia ini, otak kita sudah memiliki satu juta juta (1.000.000.000.000) sel otak atau neuron. Bekal yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh makhluk lain selain manusia.
Hubungan-hubungan tersebut terjadi karena rangsangan-rangsangan yang diterimanya. Rangsangan ini bisa diperoleh dari luar tubuh.
Belahan otak kanan bersifat kreatif, bagian ini berfungsi untuk urusan Bentuk,
Intuisi, Lagu & musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, mengkhayal.
Oleh karena itu agar otak kita seimbang dalam fungsinya maka kita harus menggunakan kedua belahan otak kita dalam kehidupan sehari-hari.
Pasti Anda akan menggambar gunung bukan…
Pertanyaan saya saat ini adalah….
Anda semua satu SD ? mengapa kok gambarnya bisa sama? Mengapa gambar pemandangan harus gambar gunung?
Otak kita semua memerlukan makanan, makanan otak ada 4 yang saya singkat menjadi ONLI.
Ini dapat kita peroleh dengan berolah raga secara teratur, otak memerlukan oksigen dalam menjalankan fungsinya. Jika asupan oksigen kedalam otak tidak mencukupi maka akan terjadi malfungsi dari otak seperti cepat ngantuk….
Otak pun memerlukan nutrisi yang seimbang agar secara fisik otak dapat sehat. Ini dapat diperoleh dari makanan yang sehat dan bergizi. Ada satu rahasia yang akan saya berikan kepada Anda semua tentang nutrisi otak, yaitu minyak ikan. Saya menganjurkan Anda mengkonsumsi minyak ikan karena dalam minyak ikan banyak terkandung omega 9 yang baik untuk perkembangan otak Anda.
Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan kekerasan akan cenderung melakukan hal yang sama.juga seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan penuh kasih sayang maka dia akan belajar mengasihi, menghormati, menghargai sesama.
Masih ingat yang mempengaruhi kecerdasan seseorang? Kecerdasan seseorang berbeda-beda satu sama lain dan hal ini tergantung dari banyaknya hubungan yang terjadi antar sel. Hubungan itu terjadi karena adanya rangsangan-rangsangan. Nah rangsangan yang dimaksud adalah informasi. Informasi ini dapat kita peroleh dari membaca. Membaca yang bermanfaat adalah membaca bahan bacaan yang menambah pengetahuan kita dalam menjalani kehidupan ini dan memberikan bekal bagi kehidupan nanti.
Kita jalan menjadi lemas padahal tubuh kita tidak sakit. Yang sedang ada masalah adalah pikiran kita dan tubuh kita mengikuti pikiran kita.
Pikiran adalah sebuah aktifitas
Pikiran adalah Pembuat Imajinasi
Pikiran adalah gambar dari aktifitas
Pikiran berpikir dalam bentuk gambar
Bahasa Pikiran : Gambar
Oleh karena itu pikiran lebih hebat dari badan.
Aktifitas pikiran sadar adalah :
Berpikir dan mencari penyebab
Saat kita sedang ada masalah dengan teman kita berpikir dan mencari penyebab permasalahan tersebut.
Mampu menerima/menolak ide
Saat seseorang diajak untuk mencuri, pikiran sadarnya mampu mendeteksi apakah ide ini ditolak atau diterima.
Berpikir membuat Pemikiran
Pemikiran tentukan hasil dalam hidup
Pikiran bawah sadar merupakan pusat kekuatan manusia. Masih ingat apa yang terjadi pada waktu tahun 1998 saat terjadi kerusuhan dan penjarahan massal?
Saya waktu itu melihat di depan rumah saya lewat seorang kakek-kakek memanggul sebuah lemari es dan dia balik lagi lalu memanggul sebuah TV 29 inci. Saya terheran heran mengapa kakek-kakek tersebut sanggup memanggul beban yang buat saya tidak masuk akal untuk di bawa oleh seorang kakek tua renta.
Pada saat sadar tidak mungkin si kakek mampu membawa benda berat seperti itu sendirian. Namun yang terjadi adalah pikiran bawah sadarnya aktif. Dan dia takut tidak kebagian barang-barang jarahan.
Pada saat seseorang dikejar anjing pun, dia mampu lari secepat mungkin dan mampu melompati tembok pagar yang ada. Ini semua merupakan aktifitas pikiran bawah sadar yang mampu membuat seseorang mampu melakukan apapun yang tidak dapat dilakukan oleh pikiran sadar. Begitu hebatnya pikiran bawah sadar namun banyak yang tidak tahu bagaimana mempergunakannya untuk mencapai kesuksesan.
Berikutnya adalah pikiran bawah sadar merupakan gudang teman penyimpanan memori yang tanpa batas. Masih ingatkah Anda dengan teman SD Anda? Masih ingatkah momen yang paling indah atau paling buruk dalam hidup Anda yang pernah Anda alami? Semua itu tersimpan dalam pikiran bawah sadar.
Atau saat Anda tidur, Anda berminpi dikejar-kejar orang atau hantu dalam mimpi Anda dan Anda terbangun dengan nafas yang tersengal-sengal, padahal itu semua hanya mimpi.
Semua itu merupakan contoh dari pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara kenyataan dan imajinasi. Kita bisa mempergunakannya untuk memperoleh keinginan kita dengan segera.
Anda tahu segala aktifitas seperti bernafas, detak jantung, peredaran darah merupakan aktifitas yang diatur oleh pikiran bawah sadar. Maka yang paling berperan dalam hidup kita adalah pikiran bawah sadar.
Bagian dari pikiran kita yang sangat luar biasa adalah pikiran bawah sadar. Kita dapat menggunakannya untuk mewujudkan apapun yang kita inginkan. Kita bisa memprogram kembali pikiran bawah sadar untuk mencapai tujuan-tujuan dengan lebih cepat dan lebih mudah.
Pikiran bawah sadar merekam setiap kejadian yang pernah terjadi dalam kehidupan kita.
Dari pikiran bawah sadar kita memperoleh tuntutan dan panduan untuk menjalani kehidupan, melalui intuisi, firasat, perasaan atau mimpi.
Pikiran bawah sadar menentukan tindakan dan perilaku kita
Pikiran bawah sadar merupakan suatu mekanisme yang dapat bekerja untuk mewujudkan pemikiran yang kita tanamkan berulang-ulang ke dalamnya.
Kita tidak bisa berpikir positif dan negatif pada saat yang sama, salah satunya akan dominan dan mewujudkan pemikiran itu ke dalam realitas.
Pikiran bawah sadar tidak mempunyai mekanisme untuk mengenali mana relaitas dan mana yang imajinasi. Apa yang kita bayangkan, visualisasikan, inginkan dapat mewujud menjadi kenyataan.
Pikiran bawah sadar hanya berbicara dalam bahasa Positif. Misalnya: jangan mengatakan; ”saya tidak lupa”, tapi katakanlah: “saya pasti ingat”
Present tense. Yaitu saat ini atau sekarang. Misalnya, jangan mengatakan: ”mulai besok, saya akan berhenti merokok”, tapi katakanlah: “saya telah berhenti merokok dan hidup sehat”.
Bersifat Pribadi, gunakanlah kata aku atau saya, bukan kita, kami.
Persisten atau pengulangan, dilakukan/diucapkan terus menerus. Semakin sering kita memasukkan hal-hal yang kita inginkan ke dalam bawah sadar, semakin cepat pikiran bawah sadar kita meresponnya.
Perasaan atau Emosi. Tumbuhkan emosi saat mengkondisikan bawah sadar, misalnya sukaria, sukacita, bahagia, karena emosi merupakan dorongan hati yang paling kuat untuk melakukan sesuatu.
Hal terpenting untuk menciptakan realitas baru ketika kita menghadapi perubahan adalah membangun terlebih dahulu realitas itu ke dalam pikiran kita sebelum realitas itu menjadi kenyataan.
Visualisasikan tujuan tersebut benar-benar sedang terjadi saat ini. Buatlah sungguh nyata terjadi dalam pikiran Anda secara terperinci. Lihatlah diri Anda ada dalam visualisasi tersebut.
Visualisasi hanya efektif jika kita berada dalam kondisi rileks dan dalam keadaan bawah sadar.
Dalam visualisasi kita membayangkan apa yang terjadi, bagaimana rasanya atau suasana hati kita ketika hal tersebut terjadi. Ini berarti kita harus menambahkan emosi atau suasana hati positif ketika mencapai tujuan kita.
Karena pikiran bawah sadar tidak mengetahui perbedaan antara kenyataan dan imajinasi, visualisasikan tanpa memikirkan logika, kemungkinan atau peluang hal tersebut menjadi kenyataan.
Bagilah tujuan menjadi sesuatu yang bisa dicapai dalam jangka pendek (satu bulan), jangka menengah (1-5 tahun) dan jangka panjang (5-10 tahun). Tujuan jangka pendek merupakan batu loncatan untuk mencapai tujuan jangka menengah dan jangka panjang. Mulai dengan tujuan jangka pendek yang kelihatan tidak begitu jauh dari kita dapat merasa bisa untuk meraihnya.
Kita dapat meraih tujuan-tujuan kita setelah kita dapat menggambarkannya dengan jelas dalam pikiran bawah sadar kita.
Kita tidak perlu mempercayai afirmasi kita. Ingatlah bahwa pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara imajinasi dan kenyataan. Jangan khawatir tentang afirmasi kita, lakukan saja berulang-ulang, terus menerus. Jika kita tidak percaya dengan afirmasi kita, itu bagus! Namun, jika mempercayai afirmasi kita, itu juga baik!. Tidak apa-apa, lakukan saja terus.
Gunakan prinsip-prinsip untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar: positif, present tense, pribadi, persisten dan perasaan (5P).
Buat afirmasi sependek mungkin. Ringkas, mudah diucapkan dan mudah diulang-ulang.
Jangan sekali-kali menyebutkan apa yang tidak Anda inginkan. Misalnya: hindari mengatakan: “Aku tidak ingin hidup dalam kekurangan yang berkepanjangan akibat kehilangan pekerjaan”. Lebih baik jika Anda mengatakan “Aku hidup berkelimpahan”.
Sebelum impian atau tujuan menjadi kenyataan, kita harus yakin seakan-akan telah menerima atau mencapai tujuan kita.
Keyakinan membuat kita tetap tegar dan tidak pernah menyerah dalam menghadapi segala tantangan, keraguan dan keengganan ketika kita dalam proses menciptakan realitas baru.
Keyakinan membuat kita fokus terhadap tujuan dan mendorong timbulnya hasrat dan antusiasme.
Realitas apapun yang kita harapkan akan mewujud menjadi kenyataan asal kita terus menerus melakukan visualisasi dan afirmasi serta meyakini bahwa hal itu sudah terjadi.
Duduk dengan nyaman dan rileks. Dengan mata terpejam dan diiringi musik santai yang membuat kita sangat rileks dan semua beban pikiran kita terlepas, tarik napas panjang dan dalam. Rasakan udara dingin memasuki seluruh tubuh melalui lubang hidung. Secara perlahan kita memasuki kondisi gelombang otak alpha, nikmati keadaan ini beberapa menit.
Kemudian ucapkan dalam hati afirmasi yang sudah Anda buat secara pribadi, positif, dengan waktu saat ini, misalnya: “saya memiliki sebuah rumah mungil type 54 dengan warna hijau muda dengan taman di halamannya”. Atau “ saya lulus sekolah/kuliah dengan mendapatkan nilai terbaik….” Dsb.
Kemudian visualisasikan keadaan atau tujuan yang Anda harapkan tersebut dalam layar mental Anda. Bayangkan Anda sedang berada di dalam rumah tersebut bersama-sama istri dan anak-anak… Bayangkan Anda telah berhasil meraih tujuan tersebut… Gambarkanlah… Bayangkan bahwa hal itu benar-benar terjadi. Bayangkan bahwa Anda telah mencapai tujuan yang Anda inginkan, saat ini juga Anda telah meraihnya. Gambarkan dengan jelas sehing-ga Anda benar-benar dapat melihat diri Anda sendiri dalam pikiran Anda.
Sambil membayangkan, tambahkan suasana hati atau perasaan positif yang Anda miliki ketika tujuan itu tercapai. Ambil napas yang panjang dan dalam, nikmati perasaan itu… nikmati gambaran visual dan perasaan hati yang menyertai suasana tersebut.
Setelah itu hitunglah secara perlahan dari 5, 4, 3, 2, 1 sambil menarik napas panjang dan dalam untuk setiap hitungan. Setelah itu bukalah mata.
Ulangilah proses tersebut, minimal dua kali sehari.
Penulis.