Tampilkan postingan dengan label tulisan dana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan dana. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Mei 2008

MIND REVOLUTION (Revolusi Cara Berpikir)



Bagian pertama

Setiap saat setiap detik, kita tak pernah lepas dari sebuah aktifitas yang akan terus berlangsung sepanjang hidup kita. Walaupun kita dalam keadaan tidur, aktifitas ini terus berlangsung. Ya… aktifitas berpikir, terlepas dari persoalan apa pun yang dipikirkan. Kita semua tak pernah lepas dari sebuah proses aktifitas yang paling menetukan kelanjutan hidup kita masing-masing. Proses ini tanpa kita sadari telah membentuk diri kita saat ini, apapun kondisi dan keadaan diri kita saat ini. Semuanya merupakan hasil bentukan dari cara berpikir kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan segala tantangannya. Kita cenderung membiarkan diri kita hanyut dalam situasi lingkungan dimana kita berada, sehingga kita menjadi korban dari cara berpikir orang lain.

Banyak literatur yang membahas tentang pikiran dan berpikir. Semuanya memiliki esensi yang sama yaitu menuntut kita untuk proaktif dalam merespon setiap hal dalam hidup kita dengan menggunakan anugerah luar biasa dari Tuhan, yaitu OTAK.
Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang revolusi cara berpikir, mari kita cari tahu siapa sebenarnya diri kita?
Remaja, itulah sebutan yang lazim dipergunakan untuk anak-anak sekolahan. Predikat remaja merupakan predikat peralihan dari masa anak-anak ke dewasa. Banyak dari remaja tidak menyadari siapa dirinya karena memang masa remaja adalah masa pencarian diri. Namun banyak juga yang menjadi korban dari lingkungan.
Untuk itu mari kita cari tahu ada beberapa tipe remaja yang sebaiknya kita ketahui bersama. Tipe tipe tersebut saya akronimkan dengan kata SMAL.
Remaja yang SEADANYA
Tipe Remaja yang puas dengan apa yang dialaminya, bukan apa yang diperolehnya.
Remaja yang MENGADA-ADA
Tipe Remaja yang biasanya banyak ngelamun, banyak mimpi tapi jarang mewujudkan mimpinya ke dalam tindakannya, suka menyendiri dan memiliki dunia yang unik buat dirinya sendiri
Remaja yang ADA-ADA SAJA
Tipe Remaja yang asal beda, berpenampilan beda baik sendiri maupun bareng-bareng jadi beda sama yang ada, lucu, asik, rame dan serasa banget.
Remaja yang LEBIH DARI ADANYA
Tipe Remaja yang bisa membuat orang lain beruntung ketika dia datang dan merasa kehilangan ketika dia pergi dengan kata lain jadi bermanfaat buat orang lain.
Bermanfaat identik dengan saling melengkapi, menguatkan, tidak memberatkan dan menjadi bagian dari penyelesaian masalah.
Nah, sekarang kita bisa menilai termasuk tipe manakah diri kita sebagai remaja. Terlepas dari penilaian tersebut baik atau kurang tergantung dari bagaimana kita melihat diri kita yang sebenarnya secara jujur.
Sebenarnya di dunia ini banyak sekali yang dapat kita lihat dari sudut pandang berbeda sehingga hasil yang akan kita dapatkan pun berbeda. Banyak dari kita melihat sebuah tantangan sebagai hambatan, peluang sebagai sebuah masalah. Padahal jika kita bisa melihat dengan cara yang berbeda maka hasilnya pun berbeda.
Jika seseorang melihat sebuah persoalan baginya adalah sebuah masalah maka ada orang lain yang melihat sebuah persoalan tersebut sebagai sebuah peluang.
Untuk mejelaskan hal ini saya memiliki sebuah cerita….
Di sebuah perusahaan sepatu terkemuka di dunia, hendak melebarkan jaringan pemasarannya hingga Negara-negara terpencil. Untuk itu maka oleh manajer pemasarannya diutuslah seorang salesman untuk memasarkan produk sepatu mereka ke sebuah daerah di Negara terpencil tersebut.
Untuk mencapai daerah tersebut, si sales harus berangkat dari tempat dia bekerja dengan sebuah pesawat ke Negara yang dituju, karena daerah tersebut tidak memiliki bandara maka si sales harus turun di Negara tetangga dan dari situ dia melanjutkan perjalanan dengan naik bus yang berisi orang-orang dan binatang ternak. Selama perjalanan dia banyak melihat orang-orang sekitarnya tidak memakai sepatu. Paling bagus ada yang pakai sandal, itu pun hanya sandal yang dibuat dari pelepah daun.
Sesampainya di daerah yang dituju, si sales langsung menuju penginapan. Dia pun melihat petugas resepsionis penginapan tidak memakai sepatu. Lalu dia pun bertanya pada petugas resepsionis tersebut.
“ Mba… kok orang-orang disini tidak memakai sepatu?” Tanya si sales.
“Betul mas, orang-orang disini memang tidak menggunakan sepatu karena sudah tradisi dan yang memakai alas kaki paling bagus hanya memakai sandal.” Jawab resepsionis.
Saat itu juga si sales bergegas menuju kamarnya dan langsung menggunakan telepon satelit untuk menelpon atasannya di perusahaan.
“Bos…. Orang-orang disini tidak ada satu pun yang memakai sepatu, sepertinya kita tidak bisa menjual sepatu di daerah ini.” Kata si sales
Lalu atasan si sales menyuruh dia untuk kembali lagi ke pusat.
Beberapa bulan kemudian, manajer pemasaran mengirimkan kembali sales yang lain ke daerah tersebut. Sama seperti sales yang pertama, dia harus turun di Negara tetangga daerah yang ditujunya. Selama perjalanan dengan bus yang diisi oleh orang-orang dan ternak dia pun melihat banyak yang tidak memakai sepatu. Sesampainya di penginapan, dia pun bertanya hal yang sama kenapa orang-orang disini tidak memakai sepatu. Jawabannya pun sama yang diterimanya dari petugas penginapan tersebut.
Dia pun langsung menelepon atasannya dan mengatakan
“Bos…! Kita bisa menjual ribuan pasang sepatu karena disini tidak ada satu pun orang yang memakai sepatu.”tegas si sales.
Dari cerita di atas apa yang dapat kita petik?
Si sales pertama melihat persoalan orang-orang di daerah tersebut tidak memakai sepatu sebagai sebuah masalah baginya. Karena menurut persepsinya, dia akan kesulitan untuk menjual sepatu.
Berbeda dengan sales kedua, dia melihat persoalan tersebut sebagai peluang yang sangat besar.
Nah dari kesimpulan di atas dapat kita maknai bahwa dengan mengubah cara pandang/berpikir maka hasil yang kita dapatkan pun berbeda.
Einstein pernah berkata, hanya orang gila saja yang mengharapkan hasil berbeda dengan melakukan cara yang sama.
Dengan mengubah cara pandang, cara berpikir, kita bisa melihat kemungkinan yang belum terlihat sebelumnya. Dan pastinya akan mendapatkan hasil yang berbeda.
Mari kita lanjutkan….
Saya ingin bertanya pada Anda semua, Apakah Anda ingin sukses?
Pastinya semua orang di dunia ini ingin sukses. Tapi apakah semua orang bisa sukses sesuai dengan yang diharapkannya? Jawaban tidak semuanya dapat sukses sesuai apa yang diinginkannya. Mari kita telusuri mengapa ada orang yang bisa sukses dan ada orang yang tidak.
Di dunia ini hanya ada 2 jenis orang, yaitu Pemenang dan Pecundang. Masuk dalam kategori manakah diri kita?
Perlu kita ketahui bersama bahwa 95 persen orang-orang di dunia memiliki kerangka berpikir pecundang karena mereka hanya berharap sukses. Mereka malas melakukan apa yang harus dilakukan untuk bisa sukses. Karena bagi mereka tidak sukses tidak apa-apa. Ciri-ciri orang ini adalah selalu membuat alasan, menyalahkan orang lain dan membohongi diri.
Dan hanya 5 persen saja yang memiliki kerangka berpikir pemenang. Kesuksesan bagi mereka merupakan sebuah keharusan. Karena menjadi sebuah keharusan maka mereka akan melakukan apapun yang harus dilakukan agar mereka sukses. Setiap hal yang terjadi pada dirinya merupakan tanggung jawab dirinya adalah ciri orang berpikir pemenang.
Oleh karena itu, ambil kendali sekarang juga !!!
Anda harus memiliki kerangka pikiran seorang PEMENANG!
Anda HARUS INGIN SUKSES…!!!!!
Anda HARUS melakukan apa yang HARUS DILAKUKAN…!!!
Dan tidak ada pilihan lain selain sukses.
Karena kita ingin sukses dan mau melakukan apapun yang harus dilakukan maka kita harus mengetahui kunci perubahan.
Jika kita ingin merubah kehidupan kita maka hal yang paling penting dan utama yang harus dirubah adalah cara berpikir kita.
Mengapa hal ini menjadi sangat urgent?
Karena seorang filosof pernah mengatakan bahwa Aku adalah Apa yang Aku Pikirkan. Apa yang Aku pikirkan akan selalu menjadi perkataan-perkataan yang akan selalu dibicarakan. Dari perkataan yang keluar akan menjadi sebuah perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. Perbuatan ini kita lakukan terus menerus maka akan menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan ini kita pertahankan terus maka akan menjadi sebuah karakter diri. Karakter inilah yang akan menentukan masa depan kita.
Seorang raja mobil dari Amerika Henry Ford pernah berkata, “Bila Anda pikir Anda bisa, maka Anda BENAR. Bila Anda pikir Anda tidak bisa, maka Anda pun BENAR. Jadi bisa atau tidak bisa kita melakukan sesuatu, kita sendiri yang menentukan. Bukan orang lain.
Ibarat komputer, berpikir adalah softwarenya maka harus ada hardwarenya yaitu OTAK. Mari kita kenali anugerah luar biasa yang diberikan Tuhan pada kita.
Tahukah Anda bahwa otak kita semua mempunyai potensi yang sama dengan otaknya Einstein, aristoteles, Galileo, Da Vinci, Phytagoras, Habibi dan otak orang orang terpandai di dunia.
Mengapa ?
Karena pada saat kita di lahirkan oleh ibu kita ke dunia ini, otak kita sudah memiliki satu juta juta (1.000.000.000.000) sel otak atau neuron. Bekal yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh makhluk lain selain manusia.
Lalu jika potensi otak kita sama, mengapa ada orang yang pandai/cerdas dan ada orang yang tidak pandai?
Yang mempengaruhi kemampuan/kecerdasan seseorang adalah hubungan-hubungan yang terjadi antara sel-sel tersebut. Semakin banyak hubungan-hubungan yang terjadi antara sel-sel otak maka semakin cerdas orang tersebut, semakin sedikit hubungan antara sel-sel otak maka semakin tidak cerdas orang tersebut.
Apa yang menyebabkan hubungan-hubungan tersebut terjadi?
Hubungan-hubungan tersebut terjadi karena rangsangan-rangsangan yang diterimanya. Rangsangan ini bisa diperoleh dari luar tubuh.
Otak yang letaknya ada di atas kepala kita ini bentuknya seperti 2 kepalan tangan kita disatukan. Dan berat otak yang normal adalah 1,5 kg. dan yang luar biasa adalah otak memiliki 2 bagian yang sama persis yaitu bagian kiri dan kanan. Walaupun memiliki 2 bagian yang hampir sama namun cara kerjanya berbeda.
Belahan otak bagian kiri bersifat analitik, bagian ini berfungsi untuk urusan bahasa verbal, matematika, Logika, Angka-angka, Urutan-urutan, Penilaian, Analisis, linier.
Belahan otak kanan bersifat kreatif, bagian ini berfungsi untuk urusan Bentuk,
Intuisi, Lagu & musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, mengkhayal.
Oleh karena itu agar otak kita seimbang dalam fungsinya maka kita harus menggunakan kedua belahan otak kita dalam kehidupan sehari-hari.
Ada beberapa persoalan yang terjadi dalam dunia pendidikan kita saat ini yaitu cenderung hanya memfungsikan satu bagian otak saja yaitu otak kiri. Coba saja kita ingat kembali sejak kelas 1 SD sampai dengan sekarang SMA atau nanti kuliah bagian otak mana yang difungsikan. Coba ingat kembali?
Jika tidak pelajaran berhitung pasti menghafal, kedua hal tersebut merupakan aktifitas otak kiri. Jarang sekali otak kanan difungsikan, coba diingat kembali sewaktu SD berapa jam pelajaran untuk menggambar? Hanya 1 jam pelajaran itupun jika gurunya bisa gambar, jika tidak diganti dengan pelajaran lain.
Oleh karena itu jika sekarang Anda saya minta untuk menggambar pemandangan di sebuah kertas kosong, kira-kira gambar apa yang akan Anda buat?
Pasti Anda akan menggambar gunung bukan…
Gunungnya ada 2 ditengahnya ada matahari sedang bersinar, di bawah gunung ada jalan yang dipinggirnya sawah atau rumah.
Pertanyaan saya saat ini adalah….
Anda semua satu SD ? mengapa kok gambarnya bisa sama? Mengapa gambar pemandangan harus gambar gunung?
Nah inilah salah satu bukti bahwa kesenjangan antara otak kiri dan kanan dalam penggunaannya sangat kentara.
Saya akan memberikan tips bagi Anda untuk memelihara otak agar selalu sehat.
Otak kita semua memerlukan makanan, makanan otak ada 4 yang saya singkat menjadi ONLI.
Oksigen
Ini dapat kita peroleh dengan berolah raga secara teratur, otak memerlukan oksigen dalam menjalankan fungsinya. Jika asupan oksigen kedalam otak tidak mencukupi maka akan terjadi malfungsi dari otak seperti cepat ngantuk….
Nutrisi
Otak pun memerlukan nutrisi yang seimbang agar secara fisik otak dapat sehat. Ini dapat diperoleh dari makanan yang sehat dan bergizi. Ada satu rahasia yang akan saya berikan kepada Anda semua tentang nutrisi otak, yaitu minyak ikan. Saya menganjurkan Anda mengkonsumsi minyak ikan karena dalam minyak ikan banyak terkandung omega 9 yang baik untuk perkembangan otak Anda.
Love (kasih sayang)
Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan kekerasan akan cenderung melakukan hal yang sama.juga seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan penuh kasih sayang maka dia akan belajar mengasihi, menghormati, menghargai sesama.
Informasi
Masih ingat yang mempengaruhi kecerdasan seseorang? Kecerdasan seseorang berbeda-beda satu sama lain dan hal ini tergantung dari banyaknya hubungan yang terjadi antar sel. Hubungan itu terjadi karena adanya rangsangan-rangsangan. Nah rangsangan yang dimaksud adalah informasi. Informasi ini dapat kita peroleh dari membaca. Membaca yang bermanfaat adalah membaca bahan bacaan yang menambah pengetahuan kita dalam menjalani kehidupan ini dan memberikan bekal bagi kehidupan nanti.
Mari sekarang kita kenali apa yang dimaksud dengan pikiran.
Ternyata pikiran menguasai 99 persen aktifitas kehidupan kita dibanding badan yang hanya 1 persen. Coba kita perhatikan, pada saat kita sedang ada masalah atau habis dimarahi oleh orang tua atau guru bagaimana kondisi kita?
Kita jalan menjadi lemas padahal tubuh kita tidak sakit. Yang sedang ada masalah adalah pikiran kita dan tubuh kita mengikuti pikiran kita.
Pikiran bukanlah benda
Pikiran adalah sebuah aktifitas
Pikiran adalah Pembuat Imajinasi
Pikiran adalah gambar dari aktifitas
Pikiran berpikir dalam bentuk gambar
Bahasa Pikiran : Gambar
Oleh karena itu pikiran lebih hebat dari badan.
Pikiran terbagi atas dua bagian yaitu pikiran sadar yang menguasai 12 persen dari pikiran kita dan pikiran bawah sadar yang menguasai 88 persen dari pikiran kita.
Kita akan bahas pikiran sadar terlebih dahulu.
Aktifitas pikiran sadar adalah :
Berpikir dan mencari penyebab
Saat kita sedang ada masalah dengan teman kita berpikir dan mencari penyebab permasalahan tersebut.
Mampu menerima/menolak ide
Saat seseorang diajak untuk mencuri, pikiran sadarnya mampu mendeteksi apakah ide ini ditolak atau diterima.
Berpikir membuat Pemikiran
Pemikiran tentukan hasil dalam hidup
Sekarang kita akan bahas tentang pikiran yang kedua yaitu Pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar merupakan pusat kekuatan manusia. Masih ingat apa yang terjadi pada waktu tahun 1998 saat terjadi kerusuhan dan penjarahan massal?
Saya waktu itu melihat di depan rumah saya lewat seorang kakek-kakek memanggul sebuah lemari es dan dia balik lagi lalu memanggul sebuah TV 29 inci. Saya terheran heran mengapa kakek-kakek tersebut sanggup memanggul beban yang buat saya tidak masuk akal untuk di bawa oleh seorang kakek tua renta.
Pada saat sadar tidak mungkin si kakek mampu membawa benda berat seperti itu sendirian. Namun yang terjadi adalah pikiran bawah sadarnya aktif. Dan dia takut tidak kebagian barang-barang jarahan.
Pada saat seseorang dikejar anjing pun, dia mampu lari secepat mungkin dan mampu melompati tembok pagar yang ada. Ini semua merupakan aktifitas pikiran bawah sadar yang mampu membuat seseorang mampu melakukan apapun yang tidak dapat dilakukan oleh pikiran sadar. Begitu hebatnya pikiran bawah sadar namun banyak yang tidak tahu bagaimana mempergunakannya untuk mencapai kesuksesan.
Ciri berikutnya dari pikiran bawah sadar adalah tidak bisa memilih. Apa pun yang di masukan oleh pikiran bawah sadar akan diterima, apakah itu baik atau buruk semuanya diterima oleh pikiran bawah sadar. Oleh karena itu berhati-hatilah jika kita mengatakan sesuatu kepada diri kita, itu akan membawa dampak yang sangat signifikan bagi pikiran bawah sadar.
Berikutnya adalah pikiran bawah sadar merupakan gudang teman penyimpanan memori yang tanpa batas. Masih ingatkah Anda dengan teman SD Anda? Masih ingatkah momen yang paling indah atau paling buruk dalam hidup Anda yang pernah Anda alami? Semua itu tersimpan dalam pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan mana kenyataan dan imajinasi. Coba perhatikan pada saat Anda nonton sebuah film, saat adegan yang menyedihkan Anda pasti ikut meneteskan air mata atau pada saat adegan yang menyeramkan Anda ikut menjerit ketakutan. Padahal itu semua hanyalah buatan sutradara yang ada di film bukan sebagai suatu kenyataan.
Atau saat Anda tidur, Anda berminpi dikejar-kejar orang atau hantu dalam mimpi Anda dan Anda terbangun dengan nafas yang tersengal-sengal, padahal itu semua hanya mimpi.
Semua itu merupakan contoh dari pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara kenyataan dan imajinasi. Kita bisa mempergunakannya untuk memperoleh keinginan kita dengan segera.
Banyangkan saja apa yang kita ingin peroleh pada masa tertentu, sebagai contoh kita menginginkan kelulusan kuliah 4 tahun kemudian dari tahun sekarang. Banyangkan dengan detail apa yang ingin Anda peroleh, lulus kuliah dengan mendapatkan IPK 3,5 semua itu bisa diraih dengan menggunakan pikiran bawah sadar.
Saya akan memaparkan pengalaman saya sendiri. Pada beberapa tahun lalu, kehidupan saya sangatlah sulit terutama dalam hal finansial. Setiap hari saya pergi dari rumah untuk menjemput rezki mempergunakan sepeda. Ada keinginan dalam benak saya untuk memiliki kendaraan bermotor. Maka setelah saya tahu kunci mempergunakan pikiran bawah sadar maka saya memakainya untuk memperoleh motor. Saya membayangkan memiliki motor Desember 2004 dan saya terus membayangkan setiap hari pergi naik motor pribadi. Ada sesuatu yang membuat saya bergairah dan semangat. Pada bulan Februari 2005 saya mampu membeli motor Honda supra fit keluaran tahun 2004 secara tunai. Tapi sayangnya pada saat saya membayangkan memiliki motor, saya membayangkan motor bekas maka yang saya dapatkan pun motor bekas. Itulah pengalaman pertama saya menggunakan kekuatan pikiran bawah sadar. Anda pun dapat melakukannya.
Berikutnya pikiran bawah sadar mengerjakan satu kegiatan satu waktu. Jadi pikiran bawah sadar hanya beraktifitas satu kegiatan dalam satu waktu.
Bahasa pikiran bawah sadar adalah perasaan, oleh sebab itu tumbuhkan perasaan suka cita saat kita membayangkan memperoleh sesuatu yang kita inginkan apapun kenginan kita itu.
Anda tahu segala aktifitas seperti bernafas, detak jantung, peredaran darah merupakan aktifitas yang diatur oleh pikiran bawah sadar. Maka yang paling berperan dalam hidup kita adalah pikiran bawah sadar.
Untuk dapat mempergunakan pikiran bawah sadar, kita harus mengetahui beberapa prinsip pikiran bawah sadar yang apabila kita lakukan maka kita akan dapat menggunakan pikiran bawah sadar secara tepat dan efektif.
Bagian dari pikiran kita yang sangat luar biasa adalah pikiran bawah sadar. Kita dapat menggunakannya untuk mewujudkan apapun yang kita inginkan. Kita bisa memprogram kembali pikiran bawah sadar untuk mencapai tujuan-tujuan dengan lebih cepat dan lebih mudah.
Fakta tentang Pikiran Bawah Sadar:
Pikiran bawah sadar merekam setiap kejadian yang pernah terjadi dalam kehidupan kita.
Dari pikiran bawah sadar kita memperoleh tuntutan dan panduan untuk menjalani kehidupan, melalui intuisi, firasat, perasaan atau mimpi.
Pikiran bawah sadar menentukan tindakan dan perilaku kita
Pikiran bawah sadar merupakan suatu mekanisme yang dapat bekerja untuk mewujudkan pemikiran yang kita tanamkan berulang-ulang ke dalamnya.
Kita tidak bisa berpikir positif dan negatif pada saat yang sama, salah satunya akan dominan dan mewujudkan pemikiran itu ke dalam realitas.
Pikiran bawah sadar tidak mempunyai mekanisme untuk mengenali mana relaitas dan mana yang imajinasi. Apa yang kita bayangkan, visualisasikan, inginkan dapat mewujud menjadi kenyataan.
Prinsip Kerja Pikiran Bawah Sadar (5P):
Pikiran bawah sadar hanya berbicara dalam bahasa Positif. Misalnya: jangan mengatakan; ”saya tidak lupa”, tapi katakanlah: “saya pasti ingat”
Present tense. Yaitu saat ini atau sekarang. Misalnya, jangan mengatakan: ”mulai besok, saya akan berhenti merokok”, tapi katakanlah: “saya telah berhenti merokok dan hidup sehat”.
Bersifat Pribadi, gunakanlah kata aku atau saya, bukan kita, kami.
Persisten atau pengulangan, dilakukan/diucapkan terus menerus. Semakin sering kita memasukkan hal-hal yang kita inginkan ke dalam bawah sadar, semakin cepat pikiran bawah sadar kita meresponnya.
Perasaan atau Emosi. Tumbuhkan emosi saat mengkondisikan bawah sadar, misalnya sukaria, sukacita, bahagia, karena emosi merupakan dorongan hati yang paling kuat untuk melakukan sesuatu.
Ada sebuah kekuatan yang dapat menunjang proses mengaktifkan pikiran bawah sadar yaitu visualisasi.
Visualisasi adalah upaya menggunakan imajinasi kita untuk melihat diri kita dalam sebuah situasi yang belum terjadi, menggambarkan diri kita memiliki atau melakukan sesuatu yang kita inginkan dan berhasil mencapai sesuatu yang kita harapkan. Ketika kita melakukan visua-lisasi, kita berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar kita.
Hal terpenting untuk menciptakan realitas baru ketika kita menghadapi perubahan adalah membangun terlebih dahulu realitas itu ke dalam pikiran kita sebelum realitas itu menjadi kenyataan.
Prinsip-prinsip Visualisasi:
Visualisasikan tujuan tersebut benar-benar sedang terjadi saat ini. Buatlah sungguh nyata terjadi dalam pikiran Anda secara terperinci. Lihatlah diri Anda ada dalam visualisasi tersebut.
Visualisasi hanya efektif jika kita berada dalam kondisi rileks dan dalam keadaan bawah sadar.
Dalam visualisasi kita membayangkan apa yang terjadi, bagaimana rasanya atau suasana hati kita ketika hal tersebut terjadi. Ini berarti kita harus menambahkan emosi atau suasana hati positif ketika mencapai tujuan kita.
Karena pikiran bawah sadar tidak mengetahui perbedaan antara kenyataan dan imajinasi, visualisasikan tanpa memikirkan logika, kemungkinan atau peluang hal tersebut menjadi kenyataan.
Bagilah tujuan menjadi sesuatu yang bisa dicapai dalam jangka pendek (satu bulan), jangka menengah (1-5 tahun) dan jangka panjang (5-10 tahun). Tujuan jangka pendek merupakan batu loncatan untuk mencapai tujuan jangka menengah dan jangka panjang. Mulai dengan tujuan jangka pendek yang kelihatan tidak begitu jauh dari kita dapat merasa bisa untuk meraihnya.
Kita dapat meraih tujuan-tujuan kita setelah kita dapat menggambarkannya dengan jelas dalam pikiran bawah sadar kita.
Afirmasi adalah pernyataan pendek dan sederhana yang kita sampaikan terus menerus dan berkali-kali kepada diri kita di dalam hati atau kita ucapkan dengan keras.
Prinsip-prinsip Afirmasi:
Kita tidak perlu mempercayai afirmasi kita. Ingatlah bahwa pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara imajinasi dan kenyataan. Jangan khawatir tentang afirmasi kita, lakukan saja berulang-ulang, terus menerus. Jika kita tidak percaya dengan afirmasi kita, itu bagus! Namun, jika mempercayai afirmasi kita, itu juga baik!. Tidak apa-apa, lakukan saja terus.
Gunakan prinsip-prinsip untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar: positif, present tense, pribadi, persisten dan perasaan (5P).
Buat afirmasi sependek mungkin. Ringkas, mudah diucapkan dan mudah diulang-ulang.
Jangan sekali-kali menyebutkan apa yang tidak Anda inginkan. Misalnya: hindari mengatakan: “Aku tidak ingin hidup dalam kekurangan yang berkepanjangan akibat kehilangan pekerjaan”. Lebih baik jika Anda mengatakan “Aku hidup berkelimpahan”.
Prinsip-prinsip keyakinan:
Sebelum impian atau tujuan menjadi kenyataan, kita harus yakin seakan-akan telah menerima atau mencapai tujuan kita.
Keyakinan membuat kita tetap tegar dan tidak pernah menyerah dalam menghadapi segala tantangan, keraguan dan keengganan ketika kita dalam proses menciptakan realitas baru.
Keyakinan membuat kita fokus terhadap tujuan dan mendorong timbulnya hasrat dan antusiasme.
Realitas apapun yang kita harapkan akan mewujud menjadi kenyataan asal kita terus menerus melakukan visualisasi dan afirmasi serta meyakini bahwa hal itu sudah terjadi.
Pemrograman kembali pikiran bawah sadar:
Duduk dengan nyaman dan rileks. Dengan mata terpejam dan diiringi musik santai yang membuat kita sangat rileks dan semua beban pikiran kita terlepas, tarik napas panjang dan dalam. Rasakan udara dingin memasuki seluruh tubuh melalui lubang hidung. Secara perlahan kita memasuki kondisi gelombang otak alpha, nikmati keadaan ini beberapa menit.
Kemudian ucapkan dalam hati afirmasi yang sudah Anda buat secara pribadi, positif, dengan waktu saat ini, misalnya: “saya memiliki sebuah rumah mungil type 54 dengan warna hijau muda dengan taman di halamannya”. Atau “ saya lulus sekolah/kuliah dengan mendapatkan nilai terbaik….” Dsb.
Kemudian visualisasikan keadaan atau tujuan yang Anda harapkan tersebut dalam layar mental Anda. Bayangkan Anda sedang berada di dalam rumah tersebut bersama-sama istri dan anak-anak… Bayangkan Anda telah berhasil meraih tujuan tersebut… Gambarkanlah… Bayangkan bahwa hal itu benar-benar terjadi. Bayangkan bahwa Anda telah mencapai tujuan yang Anda inginkan, saat ini juga Anda telah meraihnya. Gambarkan dengan jelas sehing-ga Anda benar-benar dapat melihat diri Anda sendiri dalam pikiran Anda.
Sambil membayangkan, tambahkan suasana hati atau perasaan positif yang Anda miliki ketika tujuan itu tercapai. Ambil napas yang panjang dan dalam, nikmati perasaan itu… nikmati gambaran visual dan perasaan hati yang menyertai suasana tersebut.
Setelah itu hitunglah secara perlahan dari 5, 4, 3, 2, 1 sambil menarik napas panjang dan dalam untuk setiap hitungan. Setelah itu bukalah mata.
Ulangilah proses tersebut, minimal dua kali sehari.
Demikianlah uraian tentang revolusi cara berpikir bagian pertama. Masih banyak hal yang akan dibahas dalam revolusi cara berpikir bagian kedua. Dan yang pasti adalah semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan memberikan perubahan yang dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan Anda.
Segala hal yang terdapat dalam tulisan ini merupakan hasil bacaan dan praktek yang saya lakukan beberapa tahun terakhir ini. Dan hasilnya telah saya rasakan langsung dalam hidup saya.
Bagaimanapun juga tulisan ini masih jauh dari sempurna, dan akan terus menerus diperbaiki. Minimal dalam ketidak sempurnaan tulisan ini, saya dapat berbagi sesuatu dengan Anda sebagai pembaca. Dan keyakinan yang terdalam saya adalah Anda pun dapat memetik manfaat dari tulisan sederhana ini.
Sampai berjumpa dalam Mind Revolusion bagian kedua.
Salam ACTION YOUNG OUTSHINE !!!
Penulis.
SRI HENDANA

Senin, 21 Januari 2008

LEADER 4U

LEADER 4U



Sebuah pandangan lain dalam kepemimpinan yang berkarakter dan disederhanakan agar lebih melekat di hati. Kamu mungkin sudah tak asing lagi dengan istilah kepemimpinan, hampir setiap hari kamu mendengar istilah tersebut. Tapi apakah kamu memahami betul tentang kepemimpinan tersebut ? disini saya coba sederhanakan sebagai pengkayaan buat kamu.

Mari sama – sama kita belajar untuk menjadi LEADER 4U di era globalisasi yang serba cepat dan instant ini. Tapi bukan berarti , kamu akan menjadi pemimpin instant. Semua membutuhkan proses.


Apa sih Leader 4U itu ?

  1. Leader 4U = Leader for you = Pemimpin untuk kamu

Pemimpin untuk kamu adalah dirimu sendiri, bukan orang lain. Kamu adalah pemimpin atas diri kamu dan kamu bertanggungjawab atas kepemimpinan kamu.

  1. Leader 4U = Leader empat U = Pemimpin dengan karakter 4 U.

Pemimpin yang berkarakter :

    1. Universal

Seorang pemimpin yang pola pikir, cara pandang secara holistik dan universal.

    1. Understand

Dengan kepemimpinannya dia memahami posisi dirinya dan orang lain sehingga selalu berpikir dengan prinsip menang-menang.

    1. Utility

Segala hal yang diperoleh menjadi berguna untuk dirinya dan orang lain sehingga tidak ada hal yang sia-sia.

    1. Upgrade

Untuk menghadapi tantangan di masa depan, kamu harus selalu mengupgrade, memperbaiki, memperbaharui dan berinovasi cakrawala, cara pandang dan pengetahuan kamu agar menjadi lebih baik setiap saat.


Nah, itulah sedikit warna lain dalam hal kepemimpinan. Pada dasarnya kamu semua sudah mengaplikasikan ke 4 U di atas tapi alangkah luar biasanya jika hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan yang kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Selamat memasuki dunia kepemimpinan diri kamu sendiri. Selamat memimpin diri kamu sendiri.

Integritas

Integritas


Sebuah makna

Integritas bermakna utuh. Orang yang berintegritas bermakna memiliki pribadi yang utuh, seperti angka bulat. Integritas, merupakan pribadi yang tidak terpecah-pecah. Integritas merupakan keutuhan. Allah mengajarkan manusia menjadi pribadi yang utuh, tidak munafik. Semua hukum, akhlak dan kebenaran memerlukan integritas dalam implementasi kehidupan.

Untuk memperoleh dan mempertahankan integritas, Anda memerlukan empat potensi dasar manusia kemudian menguasai berbagai teknologi terapan yang dapat mengatur hidup agar istiqomah, konsisten, dan jujur. Para pemimpin memerlukan integritas diri yang tinggi. Integritas memerlukan keteghuhan hati dan kemampuan mengelola diri.

Untuk dapat mempertahankan integritas diri, maka kata kunci keberhasilannya ada pada kemampuan manajemen diri. Para pengikut memerlukan integritas pemimpin, yang bermakna kesungguhan dan kebenaran tindakan. Dalam medan yang sulit, integritas berubah menjadi kompromi karena strategi. Namun, kesucian diri, niat, dan waktu sebagai saksi.

Orang yang memiliki integritas diri dapat membuat pemboikotan, tidak takut dengan cambuk, semburan gas air mata, suara senapan dan laras sepatu penguasa jahat, sekalipun darah menetes dari tubuhnya. Inilah kata kunci untuk mendapatkan kesuksesan diri.


  1. Kata kunci yang harus kita miliki untuk kesuksesan diri adalah integritas diri, yaitu kesatuan antara keyakinan, ucapan, dan tindakan. Ia melakukan apa yang diucapkan dan diyakini.

  2. Integritas merupakan wujud dari sehatnya prinsip moral; sifat keutamaan yang tidak membusuk, terutama hubungan kebenaran dan perlakuan adil; kejujuran, ketulusan, dan keikhlasan.

  3. Integritas merupakan landasan kepercayaan, dan kepercayaan diperlukan untuk memperoleh kesuksesan dalam tim dan organisasi.

  4. Integritas; kemampuan membedakan apa yang benar dan apa yang salah. Ini bermakna bahwa integritas memerlukan perenungan moral, hati nurani, dan perasaan yang paling dalam.

  5. Integritas; melaksanakan apa yang telah dikaji dan diyakini, sekalipun dia harus menderita. Ini menunjukan keteguhan diri, perasaan, dan kesediaan untuk janjinya.

  6. Integritas; mengatakan secara terbuka bahwa kita melaksanakan sesuatu berdasarkan pemahaman mengenai benar dan salah. Ini bermakna bahwa seseorang tidak malu-malu dengan keyakinan dan melakukan kebenaran secara terbuka.

  7. Orang yang memiliki integritas akan bertindak secara konsisten, istiqamah. Konsisten dengan apa yang telah diputuskan benar. Semua tindakannya diatas keyakinan dan kesadaran yang utuh. Tidak reaktif dan responsif.

  8. Para pahlawan yang telah syahid, adalah contoh konkret pribadi yang memiliki integritas diri.

  9. Kepatuhan dengan niat, jadwal, dan komitmen memerlukan integritas.

  10. Kita memeliki integritas yang tinggi, jika pijakan prinsip kebenaran kita kuat.

  11. Integritas adalah kemampuan seseorang dalam menyatukan seluruh potensi spiritual, emosional, intelektual, dan fisik. Integritas adalah kesatuan antara apa yang diyakini dalam dirinya, apa yang dirasakan dalam jiwanya, apa yang dipikirkan, dan apa yang dikerjakan.

JENJANG PEMBELAJARAN KEHIDUPAN


JENJANG PEMBELAJARAN KEHIDUPAN


Dalam menempuh hidup ini kita juga menempuh pembelajaran hidup, seperti halnya pendidikan sekolah, kehidupan ini juga merupakan sekolah besar bagi diri kita. Di sekolah ada yang namanya guru dan murid begitu pula di kehidupan ini ada guru dan murid, guru bisa berupa banyak hal seperti pengalaman, buku, orang, alam ini dan sebagainya serta muridnya adalah diri kita yang mempelajarinya.

Di sekolah ada kelas-kelas, di kehidupan ini pun terdapat kelas-kelas bukan berarti dalam segi ekonomi saja tapi juga kelas-kelas dari segi kehidupan ini. Tergantung diri kita sendiri apakah kita akan mencapai kelas yang lebih tinggi atau tidak, semuanya tergantung dari cara kita belajar dan hasilnya dari belajar kita sendiri.

Jenjang pendidikan itu sendiri dimulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi begitu pula dalam kehidupan ini terdapat jenjang pendidikan. Bagaimana kita mengetahui di mana kita berada saat ini adalah dengan melihat apakah kita sudah melakukan apa yang menjadi tujuan belajar dari setiap jenjang tersebut.


Taman kanak-kanak atau kita sebut TK, dalam kehidupan ini apakah kita masih di TK , lulus atau tidak atau sudah melewatinya ? mari kita kaji bersama-sama.

Dalam TK (Tindakan Kreatif), kita diajarkan dan dididik bagaimana bertindak kreatif. Tindakan kreatif dalam hidup ini dilihat dari bagaimana diri kita menyelesaikan semua persoalan yang kita hadapi dan mempersiapkan apa yang menjadi cita-cita kita. Tidakan kreatif apa yang sudah dilakukan dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan ini, apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, harus disikapi dengan kreatif agar tidak menjadi sebuah beban kehidupan bagi diri kita dan lingkungan.


Selanjutnya kita melangkah pada jenjang berikutnya yaitu Sekolah Dasar atau kita sebut SD. Di Sekolah Dasar, kita diajarkan untuk mengetahui semua dasar dari ilmu pengetahuan dan bagaimana kita bersikap. Dalam sekolah dasar kehidupan ini, kita pun diajarkan bagaimana Sikap Dasar, mana sikap baik dan sikap buruk. Dalam pergaulan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap orang lain. Jika memang merasa telah lulus SD maka seharusnya seseorang paham bagaimana seharusnya dia bersikap kepada orang lain. Tentunya sikap-sikap baik yang positif perlu kita apresiasikan kepada orang lain seperti sikap menghormati, mengahargai, menyayangi, mengasihi dan lain sebagainya.

Jika kita kembang sikap-sikap tersebut, bisa kita pastikan bahwa kita telah lulus dari SD karena kita telah mengetahui bagaimana seharusnya bersikap terhadap orang lain.


SMP atau dalam kehidupan diistilahkan sebagai sikap mental positif. Sikap ini merupakan cerminan dari hasil sikap dasar. Seseorang yang memiliki sikap dasar positif akan selalu memandang segala sesuatu dari sisi yang positif, walaupun hal buruk sedang menimpa. Sikap ini memerlukan latihan untuk menahan sisi negatif dari segala sesuatu. Atau dengan kata lain, memandang sesuatu berdasarkan kacamata yang jernih.


SMU atau dalam lautan kehidupan diistilahkan sebagai sikap mental usaha. Berhasil tidaknya cita-cita, tujuan yang sudah diimpikan atau direncanakan tidak akan terwujud jika tidak memiliki mental usaha untuk mewujudkannya. Sikap mental usaha disini diartikan sebagai suatu sikap yang dimiliki oleh seseorang untuk selalu mengusahakan apa yang diinginkan atau yang dimimpikannya. Tanpa sikap mental ini, sebagus apapun rencana, impian, tujuan tidak akan berhasil menjadi kenyataan, hanyalah sebatas angan belaka dan menjadi sia-sia. Untuk menggambarkan sikap mental usaha ini, ada sebuah nasihat yang bagus dari seorang ksatria samurai dari jepang ” Sebuah gagasan baik yang dilaksanakan langsung hari ini sama nilainya dengan selusin gagasan yang dilaksanakan minggu depan”.


PT atau Pemikiran Terbaik, Perbuatan Terbaik, Penghasilan Terbaik. Ini merupakan sebuah kombinasi yang teruji, sebuah formula yang alamiah. Segala sesuatu yang dicurahkan dengan segenap hati akan memberikan hasil yang terbaik. Sebuah pemikiran terbaik yang dicurahkan akan memberikan stimulus yang terbaik bagi panca indera untuk melakukan yang terbaik atau berbuat yang terbaik. Sehingga hasil yang didapatkan pun hasil yang terbaik. Ini merupakan hukum yang berlaku dimana-mana, berikan yang terbaik maka kau pun akan mendapatkan balasan yang setimpal (red-terbaik). [DANA]


Tipe manusia dalam kehidupan


Tipe manusia dalam kehidupan


  1. Mereka yang berhenti (Quitters)

Tak diragukan lagi, ada banyak orang yang memilih keluar, menghindari kewajiban, mundur, dan berhenti. Mereka ini disebut Quitters atau orang-orang yang berhenti. Mereka menghentikan pendakian. Mereka menolak kesempatan yang diberikan oleh gunung. Mereka mengabaikan, menutupi, atau meninggalkan dorongan inti yang manusiawi untuk mendaki, dan dengan demikian juga meninggalkan banyak hal yang ditawarkan oleh kehidupan.


Gaya hidup

Menurut definisinya, Quiters menjalani kehidupan yang tidak terlalu menyenangkan. Mereka meninggalkan impian-impiannya dan memilih jalan yang mereka anggap lebih datar dan lebih mudah. Ironisnya, seiring dengan berlalunya waktu, Quitters mengalami penderitaan yang jauh lebih pedih daripada yang ingin mereka elakan dengan memilih untuk tidak mendaki. Dan, saat yang paling memilukan dan menyedihkan adalah sewaktu mereka menoleh ke belakang dan melihat bahwa kehidupan yang telah dijalani ternyata tidak menyenangkan.

Akibatnya, Quitters sering menjadi sinis, murung, dan mati perasaannya. Atau mereka menjadi pemarah dan frustasi, menyalahkan semua orang di sekelilingnya, dan membenci orang-orang yang terus mendaki.


  1. Mereka yang Berkemah (Campers)

Kelompok individu yang kedua adalah Campers atau orang-orang yang berkemah. Mereka pergi tidak seberapa jauh, lalu berkata, “Sejauh ini sajalah saya mampu mendaki (atau ingin mendaki).” Karena bosan, mereka mengakhiri pendakiannya dan mencari tempat datar yang rata dan nyaman sebagai tempat bersembunyi dari situasi yang tidak bersahabat. Mereka memilih untuk menghabiskan sisa-sisa hidup mereka dengan duduk disitu.

Berbeda dengan Quitters, Campers sekurang-kurangnya telah menanggapi tantangan pendakian itu. Mereka telah mencapai tingkat tertentu. Perjalanan mereka mungkin memang mudah, atau mungkin mereka telah mengorbankan banyak hal dan telah bekerja dengan rajin untuk sampai ke tempat di mana mereka kemudian berhenti. Pendakian yang tidak selesai itu oleh sementara orang dianggap sebagai “kesuksesan”. Ini merupakan pandangan keliru yang sudah lazim bagi mereka yang menganggap kesuksesan sebagai tujuan yang harus dicapai, jika dibandingkan dengan perjalanannya. Namun demikian, meskipun Campers telah berhasil mencapai tempat perkemahan, mereka tidak mungkin mempertahankan keberhasilan itu tanpa melanjutkan pendakiannya. Karena, yang dimaksud dengan pendakian adalah pertumbuhan dan perbaikan seumur hidup pada diri seseorang.


Gaya hidup

Campers juga menjalani kehidupan yang tidak lengkap. Perbedaannya terletak pada tingkatnya. Karena lelah mendaki, mereka berkata, “ini sudah cukup baik,” tanpa menyadari harga yang akan mereka bayar. Campers mungkin merasa cukup senang dengan ilusinya sendiri tentang apa yang sudah ada, dan mengorbankan kemungkinan untuk melihat atau mengalami apa yang masih mungkin terjadi.

Sambil memasang tenda, Campers memfokuskan energinya pada kegiatan mengisi tenda dengan barang-barang yang sedapat mungkin membuatnya nyaman. Ini berarti Campers melepaskan kesempatan untuk maju, yang sebenarnya dapat dicapai jika energi dan sumber dayanya diarahkan dengan semestinya.

Para Campers adalah satis-ficer (dari kata satisfied = puas dan suffice = mencukupi). Mereka puas dengan mencukupkan diri, dan tidak mau mengembangkan diri.


  1. Para Pendaki (Climbers)

Climbers, atau si pendaki, adalah sebuitan untuk orang yang seumur hidup membaktikan dirinya pada pendakian. Tanpa menghiraukan latar belakang, keuntungan atau kerugian, nasib buruk atau nasib baik, dia terus mendaki. Dia seperti kelinci pada iklan baterai Energizer di pegunungan. Climbers adalah pemikir yang selalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan, dan tidak pernah membiarkan umur, jenis kelamin, ras, cacat fisik atau mental, atau hambatan lainnya menghalangi pendakiannya.


Gaya hidup

Climbers yang menjalani hidupnya secara lengkap. Untuk semua hal yang mereka kerjakan, mereka benar-benar memahami tujuannya dan bias merasakan gairahnya. Mereka mengetahui bagaimana perasaan gembira yang sesungguhnya, dan mengenalinya sebagai anugerah dan imbalan atas pendakian yang telah dilakukan. Karena tahu bahwa mencapai puncak itu tidak mudah, maka Climbers tidak pernah melupakan “kekuatan” dari perjalanan yang pernah ditempuhnya.

Climbers tahu bahwa banyak imbalan dating dalam bentuk manfaat-manfaat jangka panjang, dan langkah-langkah kecil sekarang ini akan membawa pada kemajuan-kemajuan lebih lanjut di kemudian hari. Climbers selalu menyambut tantangan-tantangan yang disodorkan kepadanya. Climbers sangat gigih, ulet dan tabah, Climbers menempuh kesulitan-kesulitan hidup dengan keberanian dan disiplin sejati.

Strategi mencapai kebebasan finansial dengan lebih cepat dan lebih mudah


Strategi mencapai kebebasan finansial dengan lebih cepat dan lebih mudah


  1. Latihan tindakan 1 (mimpikan impian besar)

Buatlah daftar segala hal yang akan Anda lakukan atau usahakan jika Anda mutlak dijamin sukses. Kemudian tentukan satu tindakan dan lakukanlah segera.

  1. Latihan tindakan 2 (kembangkanlah arah yang jelas)

Selalu berpikirlah di atas kertas. Duduk dan mulailah menuliskan tujuan-tujuan Anda dan ciptakanlah rencana untuk mencapainya.

    1. Pertama, tentukan secara tepat apa yang Anda inginkan dalam setiap wilayah kehidupan anda, terutama dalam kehidupan finansial anda.

    2. Kedua ,tuliskan tujuan anda dengan jelas dan spesifik.

    3. Ketiga, tetapkanlah batas waktu untuk setiap tujuan. Tetapkanlah sub batas waktu bila tujuannya cukup besar. Berikan target kepada diri anda sendiri untuk mencapainya.

    4. Keempat, buatlah daftar segala hal yang dapat anda pikirkan, yang harus anda kerjakan untuk mencapai setiap tujuan. Ketika terpikir ide baru, tambahkanlah pada daftar anda hingga lengkap.

    5. Kelima, jabarkanlah daftar anda menjadi rencana tindakan. Tetapkanlah apa yang akan anda kerjakan lebih dulu dan apa yang akan dikerjakan kemudian. Tentukan apa yang lebih penting dan apa yang kurang penting.

    6. Keenam, ambillah tindakan atas rencana anda dengan segera.

    7. Ketujuh, dan mungkin yang terpenting, lakukanlah sesuatu setiap hari untuk menggerakan anda paling sedikit satu langkah lebih dekat kepada tujuan anda yang terpenting.

  1. Latihan tindakan 3 (lihatlah diri sendiri sebagai orang yang bekerja sendiri)

Identifikasikanlah alasan-alasan favorit anda untuk tidak memiliki komitmen sepenuh hati atas tujuan finansial anda. Adakah seseorang atau sesuatu dalam hidup anda yang anda salahkan sehingga anda tidak maju ? Apapun kemungkinannya, terimalah tanggung jawab penuh atas hidup anda dan ambilah tindakan hari ini !

  1. Latihan tindakan 4 (lakukan apa yang anda sukai)

Identifikasikanlah tipe pekerjaan yang sangat anda nikmati. Kegiatan-kegiatan apa yang paling berperan dalam keberhasilan anda hingga hari ini ? Kalau anda dapat mengerjakan pekerjaan apa saja dengan penuh keberhasilan, apa yang akan anda pilih ? Tetapkanlah ini sebagai tujuan, buatlah rencana dan mulailah bergerak kearah itu hari ini.

  1. Latihan tindakan 5 (milikilah komitmen pada keunggulan)

Identifikasikanlah kunci wilayah-wilayah keberhasilan dalam pekerjaan anda sekarang. Bagian-bagian mana dari pekerjaan anda yang mutlak, secara positif harus dilakukan dengan sangat baik untuk mencapai puncak bidang anda ?

Dimana kekuatan anda dan dimana kelemahan anda ?

Buatlah rencana hari ini untuk menjadi lebih baik dalam satu wilayah keahlian di mana perbaikan yang dilakukan akan sangat membantu anda.

  1. Latihan tindakan 6 (bekerja lebih lama dan lebih keras)

Buatlah rencana hari ini untuk meningkatkan jumlah jam kerja anda setiap hari. Putuskanlah untuk masuk kantor satu jam lebih awal dan dapatkan keuntungan dengan mulai lebih awal pada hari itu. Bekerjalah pada jam makan siang ketika yang lain pergi. Tinggallah satu jam lebih lama untuk menuntaskan. Strategi ini saja akan melipatgandakan hasil kerja anda dengan hanya menambah dua jam pada hari anda.

  1. Latihan tindakan 7 (dedikasikanlah diri anda pada pembelajaran seumur hidup)

Pilihlah sebuah topik yang benar-benar dapat membantu anda untuk menjadi lebih produktif dan efektif di bidang anda. Tetapkanlah tujuan untuk menguasai topik ini. Buatlah ini sebagai proyek pribadi. Kemudian, bacalah topik ini setiap hari. Dengarkanlah kaset mengenai topik itu. Ikutlah kursus-kursus mengenai topik itu. Kerjakanlah proyek ini seolah-olah masa depan anda bergantung padanya, karena memang begitu !

  1. Latihan tindakan 8 (bayarlah diri anda sendiri lebih dulu)

Bukalah rekening khusus untuk akumulasi finansial hari ini. Masukan setoran awal ke dalam rekening ini, berapapun kecilnya. Kemudian, carilah setiap kesempatan untuk menambah rekening ini. Mulailah belajar mengenai uang sehingga anda mengerti bagaimana menumbuhkannya. Bacalah buku dan majalah yang membahas topik itu. Jangan pernah berhenti menambung, belajar, dan bertumbuh hingga anda bebas secara finansial.

  1. Latihan tindakan 9 (pelajarilah setiap detail bisnis anda)

Identifikasikanlah kecenderungan dalam bisnis anda. Apa keahlian utama atau ketrampilan kunci yang anda butuhkan untuk memimpin bidang anda di masa depan ? Buatlah rencana hari ini untuk mengembangkan keahlian itu dan kemudian kerjakanlah setiap hari.

  1. Latihan tindakan 10 (dedikasikanlah diri anda untuk melayani sesama)

Identifikasikanlah pelanggan-pelanggan terpenting anda, di dalam dan di luar perusahaan. Siapakah orang-orang yang padanya anda paling tergantung ?

Siapakah orang-orang yang paling tergantung pada anda ?

Apa yang dapat anda lakukan, mulai hari ini, untuk lebih memperhatikan mereka?

  1. Latihan tindakan 11 (jujurlah terhadap diri sendiri dan orang lain)

Hampir setiap masalah dalam hidup anda dapat diselesaikan dengan kembali kepada nilai-nilai anda. Apakah itu ?

Apa yang anda percayai dan yakini ? Bila anda mengalami tekanan apa pun, biasanya berarti anda sedang mengkompromikan salah sati nilai-nilai anda. Apa pun bentuknya, selseaikanlah saat ini juga sesuai dengan apa yang anda percaya sebagai hal yang sangat penting dalam hidup anda.

  1. Latihan tindakan 12 (tentukanlah prioritas tertinggi dan berkonsentrasilah padanya)

Identifikasikanlah hal terpenting yang dapat anda kerjakan saatini untuk mencapai tujuan anda yang terpenting dan kemudian disiplinkan diri anda sendiri untuk mengerjakannya, dan hanya itu, hingga selesai 100 persen. Kemampuan anda untuk melakukan ini, dan ini saja, dapat mengubah seluruh hidup anda.

  1. Latihan tindakan 13 (kembangkan lah reputasi untuk keceptan dan dapat diandalkan)

Pilihlah satu saja tugas kunci yang telah anda tunda untuk memulai atau menyelesaikannya, dan putuskanlah untuk mengambil tindakan terhadapnya segera. Ulangilah kata-kata motivasi ajaib ini : “Kerjakanlah sekarang! Kerjakanlah sekarang! Kerjakanlah sekarang!”

  1. Latihan tindakan 14 (bersiaplah untuk mendaki dari puncak ke puncak)

Identifikasikanlah siklus dan kecenderungan kunci dalam bisnis anda. Ke mana pasar bergerak ? Apa yang berubah dan bagaimana anda harus beradaptasi terhadap perubahan-perubahan ini ? Langkah-langkah apa yang harus anda ambil hari ini untuk mengambil keuntungan dari duani baru esok ? Apapun jawaban anda, melangkahlah sekarang !



  1. Latihan tidakan 15 (praktekanlah disiplin dalam segala hal)

Ubahlah satu hal pada satu saat. Identifikasikanlah satu wilayah dalam hidup anda dimana kekurang-disiplinan mempengaruhi kesuksesan anda. Putuskanlah hari ini untuk mengembangkan disiplin dalam wilayah itu. Mulailah dengan kuat. Beritahukanlah kepada orang lain tentang keputusan anda. Jangan pernah biarkan adanya perkecualian hingga kebiasaan baru tertanam dengan kuat. Keputusan ini saja dapat mengubah hidup anda.

  1. Latihan tindakan 16 (bukalah kunci kretivitas bawaan anda)

Tuliskanlah masalah anda yang paling menekan atau tujuan yang paling anda inginkan. Kemudian, bayangkan bahwa masalah ini terpecahkan dengan sempurna atau tujuan initercapai secara ideal. Seperti apakah solusi atau pencapaiannya ? Apa yang dapat anda lakukan segera untuk memperoleh hasil ini? Ingatlah, tindakan adalah segala-galanya !

  1. Latihan tindakan 17 (bergaulah dengan orang-orang yang tepat)

Identifikasikanlah orang-orang terpenting dalam hidup anda, masa kini maupun masa yang akan datang. Apa yang dapat anda lakukan untuk membantu mereka dalam kehidupan dan pekerjaan mereka sehingga mereka akan terbuka untuk membantu anda ? Identifikasikanlah orang-orang yang harus anda kenal. Apa yang dapat anda lakukan untuk membantu mereka sebelum anda membutuhkan sesuatu? Ingatlah, pertama-tama anda menabur, baru kemudian anda menuai.

  1. Latihan tindakan 18 (jagalah kesehatan jasmani anda)

Identifikasikanlah satu kebiasaan yang perlu anda kembangkan untuk menikmati tingkat kesehatan dan energi yang lebih tinggi. Mungkin dengan menghilangkan makanan pencuci mulut sama sekali. Kemudian, tetapkanlah ini sebagai tantangan pribadi dan putuskanlah untuk mendisiplinkan diri anda sampai kebiasaan kesehatan anda yang baru tertananam dengan kuat.

  1. Latihan tindakan 19 (jadilah orang-orang yang berani mengambil keputusan dan berorientasi pada tindakan)

Bertanyalah kepada diri anda sendiri, satu tindakan apa yang, jika aku lakukan segera, akan memberikan dampak positif terbesar pada hasil yang kucapai? Apapun jawaban anda terhadap pertanyaan itu, lakukanlah!

  1. Latihan tindakan 20 (jangan biarkan kegagalan menjadi pilihan)

Identifikasikanlah ketakutan utama anda dalam hidup dan putuskanlah untuk bertindak seolah-olah ketakutan itu tidak ada. Bayangkan bahwa anda dijamin sukses kalau anda melakukan tindakan yag mengarah kepada tujuan dan impian anda. Kemudian, lakukanlah!

  1. Latihan tindakan 21 (luluslah dalam ujian kegigihan)

Apakah situasi tersulit yang anda hadapi saat ini? Apa pun itu, bayangkanlah bahwa itu dikirimkan kepada anda saaty ini untuk memberi pelajaran berharga bagi anda, yang akan anda butuhkan untuk menjadi lebuh sukses di masa yang akan datang. Pelajaran apakah itu ? mulai saat ini dan selanjutnya, selalu carilah pelajaran berharga dalam setiap kemunduran atau kesulitan. Anda akan selalu menemukanya, dan itu akan membantu anda dalam usaha anda untuk menjadi seorang jutawan.



Ditulis oleh Sri Hendana

SINERGI

Wujudkan sinergi merupakan prinsip kerjasama kreatif. Sinergi adalah inti sari dari kepemimpinan yang berpusat pada prinsip, intisari dari keorangtuaan yang berpusat pada prinsip. Sinergi berfungsi sebagai katalisator, menyatukan, dan melepaskan kekuatan terbesar dalam diri manusia.

Sinergi berarti keseluruhannya lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya.


Ketika anda berkomunikasi secara sinergistik, anda benar-benar membuka pikiran, hati dan ekspresi anda kepada kemungkinan baru, alternatif baru, pilihan baru.

Menghargai perbedaan adalah intisari dari sinergi, dan kunci untuk mengahrgai perbedaan itu adalah dengan menyadari bahwa semua orang melihat dunia, tidak sebagaimana adanya, tetapi sebagaimana mereka.


Sinergi berarti 1 + 1 sama dengan 8, 16 atau bahkan 1600. Posisi sinergistik dari kepercayaan yang tinggi menghasilkan solusi yang lebih baik dibandingkan dengan diusulkan semula, dan semua pihak mengetahuinya.


Ekologi adalah kata yang pada dasrnya menjabarkan sinergisme dalam alam – segalanya berhubungan dengan segalanya yang lain. Dalam hubungan inilah kekuatan kreatif dimaksimumkan, sama seperti kekuatan nyata pada tujuh kebiasaan ini dalam hubungan mereka satu sama lain, bukan hanya dalam kebiasaan individual itu sendiri.


Semangat, bikin hidup lebih hidup.


Semangat, bikin hidup lebih hidup.


Banyak aktifitas yang bisa dilakukan dalam kehidupan ini, apapun itu. Saat seseorang melakukan aktifitas tersebut pastilah ada sesuatu yang mendorong orang tersebut melakukannya. Aktifitas yang dilakukan pun menjadi lebih berarti untuk hidup ini. dorongan dorongan atau daya yang menggerakan seseorang beraktifitas bisa kita sebut sebagai motivasi dan motivasi ini bila tidak dibarengi dengan daya potensial tuk melakukan aktifitas maka akan hanya menjadi keinginan. Daya potensial tersebut dinamakan semangat. Saat seseorang bersemangat, apapun yang sedang dilakukannya menjadi sangat berarti karena orang tersebut sedang mengeluarkan daya potensial yang dimilikinya untuk beraktifitas. Segala sesuatu yang dikerjakan dapat cepat terselesaikan tanpa hambatan yang berarti.

Tapi lain halnya jika orang tersebut melakukan aktifitas tanpa semangat maka apapun yang dilakukannya menjadi tak bermakna alias hampa. Orang tersebut kehilanga daya potesial tuk bergerak dan malah menjadi stagnan atau statis.

Banyak yang bisa kita amabil dan dapatkan bila kita memiliki semangat, karena semangat bikin hidup lebih hidup.

Menjadi efektif dengan SMART


Menjadi efektif dengan SMART


Efektif selalu diidentikan dengan sesuatu hal yang tepat. Semua orang pada dasarnya bisa menjadi efektif dalam segala hal jika mereka mengetahui dengan jelas apa yang menjadi tujuannya. Hal ini memerlukan rumusan yang tepat agar menjadi sesuatu yang tepat pula serta bermanfaat.

Semua orang ingin efektif namun terkadang terjebak pada sudut pandang yang sempit bahwa efektif adalah membuat jalan pintas. Dan hal ini banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tulisan ini, saya coba menawarkan beberapa rumusan yang sudah teruji dalam kehidupan dan sudah dibuktikan oleh orang-orang sukses. Lagi-lagi anda jangan sampai terjebak dengan kata sukses, sukses yang saya maksud adalah sukses dalam segala hal walaupun kecil.

Anda mungkin sudah tidak asing dengan kata SMART yang dalam terjemahan bahasa Indonesia memiliki arti pintar, pandai dan cerdas.

SMART disini yang saya maksud adalah Spesific (jelas), Measurable (terukur), Achievable (dapat dicapai), Reality based (berdasar kenyataan) & Time based (berbatas waktu).

Dalam menginginkan sesuatu terkadang kita hanya sebatas berkhayal tanpa mampu mewujudkannya. Dan kita selalu berdalih, kita nggak mampu, nggak bakat, nggak terampil, nggak pintar atau dalih-dalih yang lain. Sebenarnya kita semua dapat mewujudkan apa yang diinginkan apapun itu asal kita memiliki rumusan untuk mewujudkannya. Semua hal bisa terjadi jika kita benar-benar menginginkan hal tersebut terjadi. Semua tergantung kita sendiri yang menginginkan.

Mari kita kaji SMART yang ditawarkan sebagai rumusan untuk menjadi efektif. SMART sebuah formula untuk mewujudkan impian yang efektif

S

pesific (jelas)

Dalam menginginkan sesuatu, kita harus memiliki kejelasan akan sesuatu tersebut sehingga kita lebih mudah dalam pencapaiannya. Sebagai contoh, kita semua pasti menginginkan untuk menjadi orang yang sukses, nah sukses disini masih belum jelas sukses dalam hal apa. Misalkan kita sebagai pelajar, kita ingin sukses dalam hal ujian, berarti kita harus menjelaskan kita sukses ujian Akhir dengan hasil yang memuaskan. Kita membayangkan kesuksesan ujian akhir tersebut dengan nilai tertinggi dari teman-teman kita. Dan kita sangat bahagia dan bangga dengan kesuksesan tersebut.


Measurable (terukur)

Jelas sekali sebuah kesuksesan pasti ada ukurannya, jika tidak ada ukurannya maka hal tersebut belum bisa dikatakan sukses. Kita ambil contoh kita sukses dalah hal ujian akhir dan ukuran kita sukses dalam ujian akhir itu adalah mendapat nilai tertinggi misalkan mendapat nilai 100 dari akumulasi semua mata pelajaran yang diujikan. Dengan adanya ukuran, kita semua bisa menentukan seberapa sukses yang telah kita dapati.

A

chievable (dapat dicapai)

Semua impian yang efektif pasti dapat dicapai apapun tantangannya. Karena memang dirasa dapat dicapai. Sebagai contohnya, ujian akhir tersebut kita menginginkan kesuksesan mendapat nilai 100. Kira-kira hal ini bisa kita capai atau tidak, tentunya kita harus mempersiapkan diri dengan mengukur diri, apakah nilai 100 tersebut dapat kita capai. Jika kita rajin belajar dan selalu memperhatikan setiap pelajaran yang diajarkan oleh guru, sudah tentu nilai 100 dalam ujian akhir pasti bisa kita capai dan ini semua tergantung dari semua usaha kita mendapat nilai 100 tersebut, tentunya dengan cara yang positif dan tidak mencontek.


Reality based (berdasar kenyataan)

Semua hal yang kita impikan harus disesuaikan dengan kenyataan yang ada jangan sampai mengawang-awang. Misalkan kita inginkan nilai 100 dalam ujian akhir namun jika kita tidak belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh setiap harinya, sepertinya mendapat nilai 100 adalah hal yag mustahil kecuali jika anda mencontek. Tapi jika anda setiap harinya selalu belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh maka dapat dipastikan bahwa mendapat nilai 100 dapat menjadi kenyataan karena setiap harinya anda belajar sungguh-sungguh.

T

ime based (berbatas waktu)

Segala sesuatu jika tidak ada batas waktunya maka kita tidak tahu kapa kita bisa memperolehnya. Impian yang efektif selalu mempunyai batas waktu pencapaiannya. Contoh, batas waktu memperoleh nilai 100 adalah pada saat ujian akhir.

Kesemua formula tersebut jika kita aplikasikan dalam segala hal pasti akan membawa kita pada perubahan efektif. Mewujudkan semua mimpi dan harapan dengan efektif karena memiliki pondasi yang kuat. Nah, terserah kepada anda semua apakah akan menjadi efektif dalam mewujudkan semua keinginan anda atau hanya sebatas mimpi belaka. Selamat mencoba !!

Mengelola Masalah


Mengelola Masalah


Ternyata memang tak mudah untuk menyamakan persepsi, apalagi untuk memahami persepsi satu sama lainnya. Semua itu disebabkan karena berbedanya wawasan yang dimiliki oleh setiap orang serta pengetahuan yang sedang dipelajari. Disatu sisi mungkin kita akan bisa sependapat dengan orang lain namun disi lain kita bisa bertentangan pendapat dengan orang lain dan ini adalah hal yang alamiah tergantung sikap kita dalam menghadapi perbedaan tersebut. Disamping itu, untuk hal-hal yang sifatnya mendasar harus dipahami secara menyeluruh oleh semua orang yang ingin bekerja sama dalam suatu tim karena ini merupakan satu-satunya yang dapat merekatkan individu-individu yang berbeda. Dimana jika semua sudah memahami hal yang mendasar tersebut - visi, misi dan tujuan – maka individu-individu tersebut bergerak dalam bingkai yang sama walaupun mempunyai perbedaan dalam mengaplikasikan hal yang mendasar tersebut – visi, misi dan tujuan – semua itu dapat berjalan dalam koridor yang sama meskipun dengan cara yang berbeda.

Ini semua adalah alamiah dan pasti akan terjadi serta dialami oleh setiap orang yang tergabung dalam suatu kelompok. Maka fungsi kepemimpinan disini sangat berperan sekali dalam menentukan pijakan yang benar. Seorang pemimpin tidak hanya terpaku pada jabatan yang disandangnya namun semua individu dalam kelompok tersebut semuanya adalah pemimpin. Mereka memimpin tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sesuai bidang yang digelutinya.

Persoalan-persoalan pasti akan muncul dalam setiap tubuh organisasi atau kelompok dan ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh organisasi atau kelompok tersebut. Dalam menghadapi setiap persoalan yang ada, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah tersebut. Kemampuan pemimpin dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap masalah sangat dipengaruhi oleh pengalaman dan wawasan pemimpin tersebut. Tapi tidak sepenuh hanya dengan berbekal pengalaman dan wawasan dapat menyelesaikan setiap masalah, diperlukan juga kematangan mental dalam bersikap dan hati. Jika hal ini semua diberdayakan maka seorang pemimpin dapat mengelola masalah menjadi sebuah pembelajaran baru bagi organisasi atau kelompoknya.

Tugas pemimpin hanyalah memimpin dan mengelola oragnisasi atau kelompoknya agar selalu berjalan pada rel yang sudah disepakati bersama dan yang tak kalah pentingnya selalu menjaga semangat setiap individu agar bergairah menjalankan roda organisasinya.

(DANA)

Memilih dan pilihan


Memilih dan pilihan


Setiap hari kita dihadapkan pada beberapa pilihan yang mesti kita pilih. Dalam memilih, terkadang kita hanya menggunakan logika saja yang berujung keuntungan atau kerugian yang dapat kita peroleh dari pilihan tersebut. Dan kita hampir setiap saat mengindahkan hati atau suara hati. Ketika kita akan memilih pasti ada bisikan hati yang berkata ‘ambil’ dan ada pula yang berkata ‘jangan/tidak’. Semuanya itu ternyata merupakan sebuah rambu atau peringatan kepada kita agar tidak salah dalam memilih.

Tapi lagi-lagi kita hanya mementingkan kesenangan / keuntungan semata dan mengindahkan bisikan tersebut. Dan yang terjadi selanjutnya adalah kita menyesal dengan pilihan kita karena ternyata bisikan hati tersebut benar. Nah, lalu bagaimana caranya agar kita bisa mendengarkan bisikan tersebut dengan jelas, terkadang kita tidak bisa membedakan mana bisikan hati dan mana nafsu. Memang tidak mudah untuk membedakannya, ini memerlukan pengasahan intuisi melalui kehidupan kita sehari-hari.

Coba saja dengan hal terkecil, contohnya saat kita dihadapkan pada pilihan antara belajar dan bermain, pasti kita akan lebih memilih untuk bermain baru belajar. Sedangkan pada saat itu kondisinya mendekati ujian. Suara hati kita akan berkata untuk memilih belajar namun ketika masuk pada tataran logika kita akan lebih memilih bermain karena itu bisa membuat refresh, logika melakukan pembenaran alasan yang kita buat demi kepentingan kesenangan semata. Dan akhirnya kita akan memilih untuk bermain.

Oleh karena itu, ada beberapa aspek yang perlu kita perhatikan dalam memilih :

  1. hasil akhir dari pilihan itu seperti apa

  2. kalau pilihan tersebut dipilih apa dampaknya

  3. apakah diri kita merasa enjoy dengan pilihan tersebut

  4. masa depan seperti apa yang akan terjadi jika pilihan tersebut diambil


Semua ini memerlukan proses pematangan dan pentajaman agar apa yang menjadi pilihan kita benar-benar bermanfaat untuk diri kita.

MANFAATKAN KESEMPATAN


Ada pepatah mengatakan “kesempatan tak datang dua kali”. Setiap orang pasti selalu menginginkan kesempatan yang baik datang padanya. Namun tak setiap orang mengetahui kapan waktu kesempatan itu datang padanya karena tak seorang pun mengetahui kapan kesempatan itu datang. Bagi orang yang cerdas, dia dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang dia peroleh bahkan kalaupun kesempatan itu belum datang padanya maka dia menciptakan kesempatan tersebut. Di sekeliling kita sering kita jumpai berbagai macam orang yang mungkin kurang bisa memanfaatkan kesempatan yang datang padanya. Walaupun sebenarnya orang tersebut memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kesempatan yang datang padanya.

Mari kita lihat kuadran di bawah ini yang menunjukan hubungan antara kemauan dan kemampuan dalam memanfaatkan kesempatan.

  1. Mampu dan Mau = Pinter

Kamu punya kemampuan untuk ngambil kesempatan dan punya kemauan juga. Kalau kamu masuk ke kategori pinter maka kesempatan nggak pernah kamu lewatin, kamu juga selalu ngasah kemauan. Bekal kemampuan dan kemauan yang kamu miliki kalau kamu pertahankan bisa membawa kamu menuju kesuksesan.

  1. Mampu tapi Nggak mau = Malas

Kamu termasuk orang yang harus didorong-dorong untuk mau. Kamu punya kemampuan, tapi nggak mau mengambil kesempatan. Kalau kamu termasuk tipe ini, maka kesempatan sering lewat, dan kalau ada temen kamu yang ngambil kesempatan itu, paling kamu bilang “ah, saya juga bisa, Cuma nggak sempat aja”. Ayo ! jangan komentar doang dong, ambil tuh kesempatan.

  1. Nggak mampu tapi mau = Tak tahu diri

Orang yang menggebu-gebu walaupun kemampuan nggak ada. Kalau kamu termasuk tipe kayak gini, biasanya nafsu gede, tenaga kurang; kadang-kadang malah bisa ngilangin kesempatan buat orang lain. Hati-hati, kamu mesti tahu diri untuk bersabar dikit, menambah bekal kemampuan sebelum kamu benar-benar mengambil kesempatan tersebut, yang jelas kamu harus banyak melatih kemampuan untuk mengimbangi kemauan kamu.

  1. Nggak mampu dan Nggak mau = Culun

Orang yang nggak butuh tantangan, udah nggak mampu, ditambah nggak mau lagi. Kalau kamu masuk tipe ini, maka selain butuh latihan, kamu juga butuh dorongan (jadi kamu harus latihan didorong).


Nah, sekarang coba pikirin di mana posisi kamu sekarang ? tapi jangan khawatir, dimana pun posisi kamu sekarang, sama sekali bukan posisi yang negatif atau positif, melainkan jadi tempat dari mana kamu melangkah.

HIDUP ADALAH PROSES PEMBELAJARAN


HIDUP ADALAH PROSES PEMBELAJARAN


Hidup ini adalah proses pembelajaran seperti halnya belajar di sekolah. Hidup ini adalah sekolah besar bagi orang-orang yang berpikir. Jangan pernah kita merasa bahwa jika tidak sekolah diri kita akan menjadi bodoh dan terbelakang. Justru dengan kita tidak bersekolah kita diajarkan sesuatu yang lebih besar yang tidak diajarkan di sekolah manapun, yaitu belajar tentang kehidupan ini. Alam ini adalah gurunya dan diri kita adalah muridnya. Bagaimanapun juga jangan pernah merasa rendah diri jika tak mengenyam pendidikan formal karena pendidikan formal ataupun non formal hanyalah sebuah istilah atau sebutan. Dimanapun kita berada kita dapat belajar, kita dapat belajar selama diri kita masih memiliki keyakinan dan kemauan serta semangat kuat untuk belajar. Belajar itu tidak terbatas hanya dengan bersekolah, mari kita buktikan berapa banyak orang yang sukses dan namanya harum di dunia ini karena mereka mampu belajar dari apa yang ada disekeliling mereka. Dan rata-rata mereka tidak mengenyam pendidikan formal yang layak bahkan ada yang tidak pernah mengenyam pendidikan.

Albert Einsten seseorang yang tak pernah lulus sekolah menjadi seorang ilmuwan yang menemukan teori relativitas, Thomas Alfa Edison yang menemukan bola lampu, seseorang yang tak pernah menyerah dalam berusaha, dan masih banyak yang lainnya lagi.

Tapi perlu kita ingat bahwa yang namanya belajar pasti akan menemukan yang disebut kesalahan dan hal itu adalah wajar. Jadi jangan pernah takut salah jika kita sedang belajar justru jika kita tak pernah salah tidak belajar namanya. Proses adalah perjalanan menuju tujuan yang dikehendaki dan harus melalui berbagai macam rintangan ataupun tantangan. Bagaimanapun proses belajar itu harus dijalani agar kita menjadi tahu, kita harus menjadi tahu dengan belajar jika tidak, sia-sia belajar kita. Belajar adalah sebuah proses dari tidak tahu menjadi tahu dan hal ini perlu kita kaji bersama dan renungkan. Hasil dari belajar adalah menjadi tahu dan menjadi tahu itu sendiri apakah akan bermanfaat atau tidak tergantung dari apa yang dipelajari selama menempuh proses belajar. Apakah bermanfaat atau tidak dipengaruhi apa yang kita pelajari dan apakah dapat berguna bagi diri sendiri ataupun orang lain. Yang terpenting adalah selama proses belajar kita memiliki semangat untuk memperbaiki diri jika dengan belajar kita dapat berubah menjadi lebih baik maka belajar kita tidak sia-sia.

Ok, belajarlah terus jangan pernah berhenti karena jika berhenti maka kita hanya menjadi manusia yang tak tahu apa-apa.

HIDUP ADALAH PERJUANGAN


HIDUP ADALAH PERJUANGAN


Hidup ini adalah sebuah perjuangan, begitulah sebuah pepatah mengatakan dan jika kita kaji kembali memang tak dapat disangkal. Hidup kita sudah tak terhitung berapa detik telah terlewati dan apakah setiap detik itu dilalui dengan perjuangan di jalan Allah SWT?

Marilah kita renungkan kembali hidup kita ini, apakah kita telah benar-benar berjuang karena Allah ataukah karena hal yang lain. Memang tak dapat dipungkiri banyak sekali manusia berjuang dalam kehidupan ini. Tapi apakah telah kita sadari semua bahwa apa yang diperjuangkan dalam hidup ini hanyalah demi hal-hal yang sifatnya sementara. Dan sebatas perjuangan lahiriah keduniawian. Kita belum dapat lepas memikirkan hal-hal duniawi kecuali bagi orang-orang yang berpikir. Semua orang di dunia ini perlu berjuang untuk hidup mereka. Tapi yang harus dipahami adalah apakah perjuangan itu akan membawa diri kita pada sebuah kemenangan yang abadi, yang akan membawa manfaat bagi diri kita dan orang lain. Banyak hal yang akan didapatkan jika diri kita berjuang di jalan Allah SWT, sesuatu yang tak pernah kita duga sebelumnya dapat terjadi jika kita benar-benar yakin akan pertolongan-Nya. Tentunya kita berjuang tidak hanya dengan tangan hampa, kita harus memiliki sebuah senjata sebagai penunjang. Yang akan membantu apa yang diperjuangkan serta sarana agar apa yang diperjuangkan dapat tercapai. Selain itu kita harus memiliki bekal untuk berjuang. Percuma saja jika kita berjuang tanpa memiliki persiapan yang matang, jika tidak perjuangan kita hanya menjauhkan diri kita pada kemenangan. Tapi tahukah perjuangan apa yang tersulit dalam hidup kita?

Rasulullah pernah bersabda bahwa perjuangan yang paling besar dalam hidup kita adalah memerangi diri sendiri. Maksudnya dalah berjuang melawan hawa nafsu diri sendiri. Jika kita bisa melawan hawa nafsu kita maka kita telah mendapat kemenangan besar dalam hidup ini.

ENAM KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

ENAM KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

  1. Kebutuhan akan cinta

  2. Kebutuhan akan keamanan

  3. Kebutuhan untuk mengekspresikan sesuatu secara kreatif

  4. Kebutuhan akan penghargaan

  5. Kebutuhan akan pengalaman-pengalaman baru

  6. kebutuhan akan harga diri


Empat Prinsip Motivasi

  1. Pertahanan diri

  2. Penghargaan

  3. Cinta

  4. Uang


Membangun energi yang dinamis

  1. Tentukanlah sebuah tujuan

  2. Jagalah tubuh agar selalu dalam keadaan fisik yang kuat

  3. Makanlah makanan yang tepat

  4. Carilah kesempatan untuk menolong orang setiap hari

  5. Tunjukanlah penghargaan dan kebaikan hati anda kepada orang lain

  6. Akan selalu muncul hal baru dalam setiap saat keberhasilan


Energi yang tak terbatas

  1. Pengabdian

  2. Ketahanan

  3. Ketekunan

  4. Keberanian

  5. Mengemban tanggung jawab pribadi

  6. Keluwesan

BERMIMPI ITU PENTING !



BERMIMPI ITU PENTING !


Sekilas jika kita melihat judul di atas, benak kita langsung berpikir mengiyakan atau mempertanyakan kembali. Semua itu sah-sah saja karena tergantung dari sudut mana diri kita masing-masing memandang.

Sejenak coba kita renungkan kenapa Anda terlahir ke dunia ini. Ini merupakan dasar pemikiran untuk Anda sebelum melangkah pada hal berikutnya.

Kita semua mungkin jika diberi kebebasan pilihan untuk lahir ke dunia ini, pasti semua akan memilih lahir di sebuah keluarga yang kaya, sejahtera dan bahagia. Semua kebutuhan terpenuhi dan anda tak perlu pusing lagi memikirkan kebutuhan hidup karena semua terpenuhi. Makan tinggal makan, tidur tinggal tidur. Tapi bagaimana jika terlahir dalam kelaurga yang miskin dan melarat. Mungkin ceritanya akan berbeda sekali, Anda dituntut agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dengan bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan demi memenuhi kebutuhan hidup anda. Setiap saat Anda dihadapkan pada situasi yang mengharuskan Anda berjuang untuk hidup. Anda dapat saja memilih bertahan pada kondisi seperti atau Anda berpikir ulang untuk memperbaiki taraf hidup Anda ke depan.

Dalam hal ini Anda memerlukan sebuah dorongan kuat agar dapat memotivasi diri Anda sendiri untuk mencapai keingan Anda. Nah, peran mimpi dalam memotivasi Anda sangat penting karena dengan bermimpi Anda memiliki harapan perubahan hidup Anda. Namun jangan sampai Anda terjebak dalam khayalan semata. Karena bermimpi dengan berkhayal sama tapi tidak serupa. Lalu apa yang membedakan bermimpi dengan berkhayal ? inilah yang mesti Anda ketahui karena jika Anda tidak bisa membedakan bermimpi dengan berkhayal maka Anda akan terjebak pada kondisi yang mengambang.

Bermimpi bisa dikatakan Anda memvisualisasikan keinginan Anda apapun itu menjadi sebuah gambaran hidup dalam benak Anda sehingga mendorong Anda agar bergerak menuju impian tersebut. Sedangkan berkhayal, Anda memasuki dimensi lamunan Anda dengan memvisualisasikan apa yang Anda inginkan namun tidak dapat mendorong Anda agar bergerak menuju keinginan Anda. Atau dengan kata lain, bermimpi itu bersifat Aktif dan menghasilkan energi penggerak motivasi atau terprogram sedangkan berkhayal sifatnya pasif , melayang dan menghasilkan energi belenggu motivasi atau tidak terprogram.

Mungkin ini merupakan kesimpulan sementara yang coba saya wacanakan untuk Anda dengan harapan Anda tergerak untuk selalu bermimpi hal-hal yang besar dan bisa dicapai. Oleh karena itu penting sekali kita semua memiliki mimpi yang besar karena hal itu menandakan bahwa kita semua masih memiliki harapan yang menggerakan diri untuk mencapainya agar perubahan hidup menjadi lebih baik.

Banyak orang-orang yang sukses karena berawal dari bermimpi. Salah satu contohnya wright bersaudara, mereka hanya dua orang montir sepeda yang bermimpi bisa terbang. Walaupun banyak orang-orang di sekitar mereka mencemooh dan menganggap mereka gila namun dengan keyakinan dan harapan yang kuat bisa mewujudkan impian mereka. Dan hasil dari impian mereka saat ini bisa membawa manusia terbang di angkasa.

Mimpikan impian besar, hanya impian besar yang mempunyai kekuatan menggerakan jiwa orang. Maka dari itu bermimpilah , tuangkan mimpi Anda dalam sebuah kertas dan bertindaklah untuk mewujudkan impian tersebut. Dengan disertai keyakinan yang kuat dan pengetahuan serta komitmen yang mantap Anda dapat mewujudkan mimpi-mimpi Anda menjadi kenyataan. Selamat bermimpi !