Senin, 11 Januari 2010

Manajemen Stress

Ada sebuah kisah sederhana namun penuh dengan makna.

Seorang dosen sedang memberikan ceramah kepada mahasiswanya tentang manajemen stres.
Dia mengangkat segelas air dan bertanya pada para mahasiswa, “Seberapa beratkah segelas air ini menurut anda? “

Para mahasiswa menjawab berkisar antara 20gr ke 500gr.

“Bukan masalah berapa berat sebenarnya. Ini tergantung berapa lama anda memegang gelas ini. Jika saya memegang selama satu menit,mungkin tidak masalah.

Jika saya mengangkatnya terus selama satu jam, saya akan merasakan sakit di tangan saya. Jika saya terus mengangkatnya selama satu hari, anda harus memanggil ambulans.
Bebannya tetap dengan berat yang sama, tetapi semakin lama saya mengangkatnya, maka itu akan terasa semakin berat.”

“Jika kita membawa beban kita setiap saat, cepat atau lambat, kita tidak akan mampu membawanya lagi, dan beban kita akan menjadi semakin berat.”

“Apa yang perlu anda lakukan adalah meletakkan gelas ini untuk sementara waktu, anda istrahatkan tangan anda dan setelah itu anda boleh mengangkatnya kembali. ”
Kita harus meletakkan beban permasalahan kita secara berkala, sehingga ketika kita telah merasa segar, kita bisa mengerjakannya kembali.

Jadi sebelum anda pulang ke rumah dari tempat kerja anda,tinggalkan semua pekerjaan anda di kantor.

Jangan membawanya ke rumah. Anda bisa mengerjakannya kembali besok.

Apa yang bisa diambil dari kisah di atas?

Semoga Bermanfaat...

Selasa, 05 Januari 2010

Mimpi

Hari ini alhamdulillah aku masih diberikan kesempatan untuk menikmati hidup yang sungguh ajaib. Setelah kemarin aku mendapatkan sesuatu yang lebih berharga dari apapun juga yang ada di dunia ini. Aku tersadarkan oleh pesan moral yang terkandung dalam sebuah film, yang menurutkan sangat mendidik.

Pesan yang begitu dalam, sebuah hal yang saat ini sudah dilupakan oleh orang banyak. Padahal semua yang ada di dunia ini berawal dari mimpi. Ya… itulah pesan yang sangat dalam yang bisa aku cerna.

Ketika seorang manusia memiliki mimpi maka dia akan selalu memiliki harapan da aklan terpacu meraih mimpinya. Mimpi merupakan realitas pertama sebelum mewujud menjadi nyata yaitu realitas kedua. Seperti apa yang pernah di utarakan oleh Stephen R. Covey dalam bukunya seven habit, mulailah sesuatu dari akhir. Inilah yang dinamakan mimpi. Mimpi bukanlah berkhayal atau berangan-angan belaka. Mimpi merupakan sebuah embrio terciptanya visi.

Aku juga teringat sebuah pepatah bugis yang mengatakan, “Tibalah kau di tanah impian sebelum kau berangkat “. Ini pun merupakan pesan tentang hebatnya mimpi sebagai awal terciptanya visi.

Memang dalam meraih mimpi tidaklah semudah apa yang kita pikirkan dan katakan. Mimpi harus kita raih dengan segenap kemampuan, sepenuh hati dan mungkin akan sangat menderita serta menyakitkan. Karena dari hal tersebutlah kita akan memperoleh sebuah kesadaran. Seperti yang diungkapkan oleh Andreas Harefa, Kesadaran atau metanoia atau pergeseran paradigma hanya bias dilalui dengan penderitaan. Budha pun sebelum mencapai kesadaran yang tinggi harus melalui berbagai macam penderitaan.

Banyak contoh yang menggambarkan banyaknya pengorbanan yang harus diberikan demi meraih mimpinya. Bila saja tidak ada pengorbanan maka mimpi tak akan terwujud.

Sebagai contoh, sang penemu lampu pijar Thomas Alva Edison harus dicaci dan dimaki oleh orang-orang disekitar serta dianggap gila dengan mengungkapkan bahwa dia akan menggantikan semua penerangan lilin dengan penerangan yang lebih baik. Dalam prakteknya, memang Thomas harus melalui berbagai penderitaan, sampai laboratorium tempat dia bekerja terbakar karena percobaan-percobaannya, namun dia tetap focus pada mimpinya bukan pada apa yang terjadi. Bila saja dia berhenti karena peristiwa tersebut mungkin saat ini kita masih memakai lilin sebagai penerangan di malam hari. Beruntunglah kita semua karena Thomas Alva Edison terus dengan segenap jiwa raga serta hatinya meraih mimpinya.

Masih banyak contoh lainnya. Bila kita kaji ternyata mimpi merupakan awal dari semua yang ada di dunia ini. Alam relatias kehidupan kasat mata di bangun di alam kuanta yang tak kasat mata. Hanya orang-orang yang memiliki kekuatan diri dan hati yang kokoh yang dapat membangkit energi mimpi yang dahsyat.

Lalu bagaimanakah proses bermimpi itu. Aku jadi teringat kata kata dalam sebuah film. Pekikanlah kata-kata yang membuatmu terinspirasi. Ternyata proses mimpi itu sangatlah mudah. Kita hanya mengambil sesuatu yang membuat kita bias bermimpi atau terinspirasi. Mimpikahlah yang diluar akal kita. Impikanlah sesuatu yang besar yang membuat kita selalu bergairah untuk meraihnya.

Indicator apakah mimpi kita berenergi adalah ketika kita dihadapkan pada sebuah tantangan kita akan selalu bergairah dan berenergi untuk meraihnya, apapun kondisi kita saat ini. Seburuk apapun penderitaan yang kita alami. Jika kita mengingat kembali mimipi kita, maka seketika itu pula kita akan bangkit dari penderitaan yang terjadi.

Dan melaui mimpi kita pun bias membuat duania kita sendiri. Kita mengendalikan dunia yang kita buat sendiri. Bermimpilah sesuatu yang besar dan bermanfaat bagi umat manusia. Niscaya energi ilahi akan kau dapatkan.

Tidak semua pemimpi dapat mewujudkan mimpinya ini disebabkan factor dari dalam diri bukan dari luar. Factor tersebut adalah kesiapan diri dalam menerima mimpi tersebut menjadi nyata. Peristiwa-peristiwa yang terjadi merupakan tempaan diri dalam mempersiapkan apa yang diimpikan menjadi nyata. Jika kita menginginkan prosesnya tak menyakitkan maka mimpi kita tidaklah akan menjadi nyata.

Semua proses memiliki makna tersendiri jika kita memahami diri. Saat hidup sangat menderita menurut kita, itu merupakan tempaan dalam meraih mimpi. Coba lihat sebuah baja sebelum di ubah menjadi pedang yang tajam. Baja tersebut harus di panaskan di bara yang luarbiasa panas kemudian ditempa dan hal itu akan terus terjadi berulang-ulang sampai menghasilkan bentuk yang sempurna. Maka pedang itu mewujud.

Ya itulah harga yang harus kita bayar untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita. Tapi yakinlah bahwa sebesar apapun mimpi kita, insya Allah akan terwujud selama kita menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah sebagai sang Kreator kehidupan. Biarkan lah Tangan-Tangan-Nya memainkan peran dalam hidup kita. Maka Maha Karya-Nya akan kita rasakan dan mewujudkan mimpi kita.

Terus Bermimpi…..maka kehidupan akan selalu memiliki harapan-harapan segar yang akan memberikan energi kehidupan pada Sang Pemimpi.

4 januari 2010

Sabtu, 02 Januari 2010

Syukur

Keindahan hidup ini terletak di hati yang bersyukur. Tak perlu menunggu saat senang, syukur kita pada sang Pencipta haruslah setiap saat. Karena limpahan rahmat dan rezqinya selalu diberikan pada kita semua setiap saat.

Apakah syukur itu? Syukur merupakan bentuk doa yang teraplikasikan dari dalam jiwa yang menyadari sepenuhnya segala yang ada di dunia ini merupakan keberuntungan yang diperuntukan untuk kita sebagai manusia makhluk ciptaannya.

Dengan hati penuh syukur kita akan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki karena menimbulkan sebuah kesadaran jiwa bahwa hidup merupakan anugrah keajaiban yang maha luar biasa dari sang Pencipta.

Dengan bersyukur kita akan merasakan sebuah nilai kehidupan yang hakiki dan kedamaian dalam hati.

Marilah bersyukur dari hal-hal yang kecil di sekitar kita. Saat kita bersyukur maka energi syukur menggetarkan semesta dan memberikan respon syukur yang berlipat ganda. Tak peduli anda mesyukuri sesuatu yang kecil ataupun besar. Semesta ciptaan Tuhan akan memberikan respon ke-syukur-an yang berkali lipat kepada kita yang mensyukuri nikmat sebesar apapun.

Maka jadilah orang-orang yang bersyukur, kapanpun, dimana pun pada saat apapun. Mudah-mudahan Tuhan Memeberikan limpahan nikmatnya pada kita semua.

Sebuah catatan ikhlas

Kalau saja semua keinginan kita terpenuhi pastilah senang rasanya, namun bila yang terjadi malah sebalik maka duka lara pasti menyelimuti. Tapi apakah iya jika semua keinginan kita terpenuhi kita akan merasa bahagia?

Tuhan maha bijaksana dan maha memberi kepada hambanya yang meminta dengan sepenuh hati. Apa yang menjadi keinginan kita yang menurut kita baik belum tentu baik di mata Tuhan. Tuhan Maha tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya.

Kini dengan berbekal ikhlas aku jalani kehidupan dengan damai, walaupun masalah selalu menghampiri tapi akau tenang dalam menghadapinya. Ya itulah diriku yang sekarang. Tidak seperti dulu. Dulu aku adalah orang yang energik dan tak mau kalah dalam segala hal mungkin hal ini merupakan sugestiku sendiri.

Kini aku belajar untuk menerima keadaan apapun yang aku alami dengan penuh sabar dan syukur. Walaupun tak sepeserpun uang di kantong, hidup tetap aku jalani dengan penuh ikhtiar bersyukur dengan apa yang aku punya saat ini dan mencoba untuk berusaha lebih baik lagi.

Terus terang sejak lulus SMA aku adalah seorang anak yang berani mengambil setiap peluang tanpa memperhitungkan baik dan buruknya serta tanpa mengindahkan kata hati ku sendiri.

Memang pada awalnya sangatlah manis, aku kuliah mendapat beasiswa selama 3 tahun penuh dan aku juga mendapat peluang untuk berwirausaha dengan bantuan modal pinjaman join dengan beberapa orang teman.

Namun hidup tidaklah semanis yang kita rasakan. Ditengah keberlimpahan rezqi, saat itu aku masih kuliah tingkat 2. dikampus terjadi hal yang membuat gempar. Gimana tidak, saat itu aku adalah sekjen BEM universitasku dan ketua beberapa oraganisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang berpengaruh.

Tersebar berita bahwa aku menghamili seorang gadis kampus yang kutahu dia adalah salah satu anggota dari organisasi kemahasiswaan yang memang selalu mengkritik kebijakan BEM pada saat itu.

Saat itu aku sedang di kost-an temanku, dan temanku baru pulang dari kampus langsung memberi tahu ku tentang berita tesebut. Aku sangat terkejut sekali mendengar hal tersebut. Berita ini bahkan telah sampai pada pihak rektorat dan tak ayal lagi aku mendapat surat panggilan dari rektorat…

Perasaanku deg-degan saat hendak menemui rektorat, namun sebelum aku melangkahkan kaki, aku memohon petunjuk-NYA. Aku pasrahkan segala urusanku pada-NYA. Karena aku yakin sekali tidak pernah berbuat nista seperti yang dituduhkan orang-orang di kampusku.

Seketika itu perasaanku menjadi tenang dan aku ringan melangkahkan kaki ku. Aku sadar betul apa yang sudah aku lakukan dan aku mengingatnya. Dalam ingatanku tak pernah aku sampai berhubungan intim dengan seorang gadis manapun, walaupun banyak yang memberiku fasilitas untuk berbuat demikian. Karena di kampus dan di organisasi aku orang yang sangat berpengaruh dan mengantongi beberapa donatur yang memang loyal dalam membiaya aktifitas organisasi.

Aku mendengarkan dengan seksama apa yang dituturkan oleh si gadis yang tak lain adalah temanku sendiri. Aku kaget sekali saat dia menceritakan bahwa kejadian tersebut berlangsung saat ada acara organisasi kampus di puncak.

Perasaanku mengatakan bahwa dia telah berdusta dan sepertinya dia di suruh oleh seseorang untuk berdusta memojokankanku. Aku dapat merasakan hal tersebut.setelah mendengar uraian demi uraian. Kini tiba saatnya aku mejelaskan apa yang terjadi saat acara tersebut tepat seperti yang diceritakan oleh gadis tersebut.

Tiba tiba hatiku membisikan aku untuk menelpon temanku yang memang pada saat kejadian ada bersamaku selalu karena kami memng sedang mendiskusikan rencana organisasi 5 tahun kedepan. Diskusi kami sampai subuh.

Aku menjelaskan kronologis apa yang aku lakukan saat acara sampai akhirnya aku menunjukan bahwa aku benar-benar tidak pernah melakukan hubungan intim tersebut. Dengan bukti saksinya adalah temanku.

Akhirnya pihak rektorat mempertimbangkan segala aspek dan akhirnya aku terbebas dari segala macam tunutuan dan fitnahan yang dituduhkan padaku.

Inilah pertolongan-Nya….dengan memasrahkan segala urusan pada-NYA kita dibimbing untuk selalu berada pada koridor yang benar.

Sebuah catatan kesadaran

Saat seorang manusia menyadari arti hidup dan memperoleh pencerahan apa yang dipikirkannya selama ini maka akan membawa kebahagiaan yang tak terasa.

Bagaimanapun juga dengan menyadari sepenuhnya kehidupan ini adalah sebuah anugerah yang diberikan oleh sanga Pencipta maka kita akan mensyukuri setiap detik kehidupan yang kita miliki.

Tanpa tersa waktu terus berjalan membawa kita menuju sebuah titik perberhentian dimana tingkat kesadaran menjadi buram karena terlena oleh keindahan yang fana kehiduopan ini. Maka sebaiknya kita kembali menetralkan diri dengan memberikan perhatian kesadaran diri berasaal dari manakah kita sebenarnya.

Banyak orang terjebak oleh indahnya kefanaan hidup dengan mengedepankan keserakahan nafsu ingin menguasai dan kesombongan menjadi yang paling kuat, paling bisa, paling pintar dan sebagainya.

Tapi pernahkan kita menyadari bahwa hidup ini adalah persingahan sementara menuju sebuah kehidupan yang kekal adanya seperti yang dijanjikan oleh Tuhan sang Maha Pencipta. Hidup ini adalah sebuah ladang amal untuk mempersiapkan bekal di hari kemudian, sebuah media untuk memperoleh se banyak mungkin pahala yang akan membwa kita menuju kehidupan yang abadi.

Bila kita semua menyadari hal tersebut, maka di dunia tidak ada namanya keserakahan, semua orang akan saling berbagi, membantu, menghargai satu sama lain. Maka akan menimbulkan sebuah ketentraman dan kebahagiaan.

Kesadaran kita akan pentingnya hidup menjadi semakin pudar bia kita melupakan siapakah diri kita sebenarnya. Bagaimanapun juga kita harus kembali mengingat adanya diri kita yang sebenarnya.

Karena esensi kehidupan merupakan anugerah dari Tuhan yang patut kita syukuri sampai kapanpun. Tidak ada sebuah teknologi pun buatan manusia yang sanggup menyaingi teknologi buatan Tuhan yang maha Kreatif.

Oleh karena itu marilah kita menyadari ajaibnya hidup ini dan bersyukurlah akan keajaiban yang telah diberikan oleh Tuhan.

Banyak kisah yang menuturkan kearifan hidup yang membawa kebahagian yang kekal. Apa yang sebenarnya dicari manusia di dunia ini hanyalah bersifat fana jika tidak dikembalikan pada esensi mausia itu diciptakan yaitu Beribadah pada-Nya.

Semua dikembalikan pada manusia itu sendiri . karena Tuhan sudah memberikan pilihan-pilihan yang terbaik dan manusia sudah diberikan sebuah perangkat yang dapat mengolah pilihan-pilihan tersebut.

Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua..

Kamis, 29 Mei 2008

Ringkasan Buku The Science of Success “Rahasia Sukses dengan Memanfaatkan Hukum hukum Universal” (James Arthur Ray)


Ringkasan Bab 1 : Ilmu Sukses

  1. Keberhasilan adalah suatu ilmu yang diatur oleh hukum yang spesifik dan tidak dapat diubah dari alam semesta.
  2. Anda dapat membuat ilmu itu bekerja untuk anda, jika anda bersedia untuk :

· Mengubah pemikiran dan sikap anda

· Menyadari bahwa masa lalu bukanlah masa depan

· Berpikir dan bertindak dengan bijaksana

· Membuka diri kepada kelayakan diri anda sendiri

  1. Anda tidak perlu memahami semua seluk beluk hukum dan prinsip ini. Anda hanya perlu melaksanakannya, sama seperti menggerakan saklar lampu tanpa benar-benar memahami seluk beluk tentang listrik.
  2. Agar berhasil, anda harus memahami tentang apa yang anda inginkan dalam kehidupan –bukan apa yang tidak anda inginkan- dan mengaitkan cita-cita yang berharga itu dengan sebuah tujuan yang lebih luhur.

Ringkasan bab 2 : Kekuatan Pemahaman

  1. Ketujuh hukum super adalah himpunan bagian dari satu hokum utama dalam fisika kuantum: Segala sesuatu adalah energi.
  2. Hukum super adalah:
    • Hukum Transmutasi energi yang kekal: energi terus-menerus berubah dan bertransmutasi, dan semua yang ada selalu mengalami perubahan.
    • Hukum getaran: segala sesuatu di alam semesta, yang terlihat dan tidak terlihat, bergetar dengan frekuensi yang berbeda. Pikiran adalah getaran yang memiliki frekuensi yang lebih tinggi, atau bentuk energi yang paling kuat. Hukum Tarik menarik yang berkaitan memberitahukan kita bahwa sesuatu menarik sesuatu yang serupa dengannya, dan bahwa kita menarik kepada diri kita sendiri benda-benda yang kita fokuskan dan yang kita berikan energi.
    • Hukum Relativitas: segala sesuatu yang ada didefinisikan berdasarkan hubungannya dengan hal lainnya. Segala sesuatu “hanyalah apa adanya” sebelum dibandingkan.
    • Hukum Polaritas: jika sesuatu itu ada, kebalikannya juga pasti ada. Kegagalan pasti diikuti oleh benih-benih keberhasilan.
    • Hukum Irama: ada suatu keteraturan, aliran, atau pola bagi semua gerakan. Hidup adalah sebuah tarian.
    • Hukum sebab Akibat: segala sesuatu memiliki sebab dan akibat yang berhubungan, dan setiap akibat memiliki sebab yang berhubungan.
    • Hukum Gender: tidak ada sesuatu yang baru dalam kosmos ini. Semua benda bermanifestasi menurut masa perkembangannya sendiri.

Ringkasan Bab 3: Kekuatan pola Pikir

  1. Pola pikir anda adalah jumlah total semua keyakinan, nilai-nilai, identitas, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan, pendapat, dan pola-pola pemikiran tentang diri anda sendiri, orang lain, dan bagaimana kehidupan bekerja.
  2. Kebanyakan pola piker kita diturunkan dari keluarga, masyarakat, pimpinan religius, dan guru-guru kita, tetapi kita dapat mengubah pemikiran dan pola pikir kita untuk menarik lebih banyak dari apapun yang kita inginkan.
  3. Pikiran terdiri atas tubuh, pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar memberi perintah, dan pikiran bawah sadar melaksanakan perintah itu melalui tubuh. Untuk memilih jalan baru anda, ciptakan gambar mental yang jelas tentang pola piker anda yang baru dan berikan semua perhatian dan energi anda kepada pemikiran, sikap, dan keyakinan yang baru itu. Yang lama akan hilang dan mati.

Ringkasan Bab 4: Kekuatan Visi

  1. Untuk menciptakan hidup yang menjadi impian anda, ciptakan visi yang jelas, tepat yang mencakup “Menjadi”, “Melakukan”, dan “Memiliki”.
  2. Bankitkan visi anda dengan emosi dan keyakinan.
  3. Pastikan bahwa anda berada dalam gambar itu, sambil memandang melalui mata anda sendiri.
  4. Visualisasikan gambar itu sesering dan sejelas mungkin dan gambar itu pasti dating kepada anda.
  5. Ambil tindakan segera setiap hari untuk menggerakan diri anda kea rah visi anda.
  6. Bertindaklah “seolah-olah” hal itu telah terjadi. Perkuat keyakinan pada diri anda sendiri dan visi anda.

Ringkasan Bab5: Kekuatan Kemitraan

  1. Tidak seorang pun dapat berhasil sendirian.
  2. Pilih rekan bisnis dan pribadi yang anda inginkan untuk anda tuju, dan gunakan jalur cepat dengan memiliki seorang mentor.
  3. Gunakan komunikasi ahli pada tingkat sadar, tidak sadar, dan fisik untuk menjalin hubungan yang mendalam.
  4. Orang-orang yang berhasil tidak bersaing. Mereka mencipta.

Ringkasan Bab 6: Kekuatan Memberi

  1. Prinsip Bumerang mengembalikan kepada anda semua yang anda berikan dan lebih banyak lagi.
  2. Para pemenang memberi sepuluh kali lipat nilai yang mereka minta sebagai imbalan. Mereka memberi, bukannya menukar, dan mereka memberikan kontribusi kepada orang lain dengan tulus.
  3. Untuk menciptakan ruangan demi kebaikan anda, ciptakan ruang kosong dengan menyumbangkan barang-barang yang tidak lagi berguna bagi anda.
  4. Terapkan sikap kelimpahan, dan jangan sekali-kali mempunyai pikiran tentang kekurangan.

Ringkasan bab 7: Kekuatan Perasaan Bersyukur

  1. Perasaan syukur adalah kekuatan magnetis yang kuat untuk menarik nasib baik yang anda inginkan.
  2. Untuk mengalami perasaan syukur secara terus menerus, anda harus memahami dan mempercayai tiga kebenaran:
    • Situasi anda sekarang adalah sangat baik dan menjadi semakin baik.
    • Hidup anda sekarang penuh dengan hal-hal yang perlu disyukuri.
    • Hasil yang anda peroleh sekarang akan terus menerus berubah, berkembang, dan menjadi semakin baik.

  1. Keyakinan yang bekerja adalah merasa bersyukur sebelum kebaikan dating kepada anda.
  2. Penghargaan menjadikan perasaan bersyukur suatu kebiasaan dan memelihara kebaikan dalam hidup anda.

Ringkasan Bab 8: Kekuatan Akuntabilitas

  1. Menjadi akuntabel berarti anda mengambil tanggung jawab atas semua hasil-hasil dalam hidup anda.
  2. Keberhasilan dating dari sepenuhnya bertanggung jawab dan mengambil tindakan untuk menciptakan hasil-hasil yang anda inginkan.
  3. singkirkan alas an dan cerita-cerita bagus untuk tidak berhasil, dan terapkan tiga bagian dari akuntabilitas: pengakuan, tanggung jawab, dan menyadari.
Selalu ambil tindakan tertentu dalam waktu 24 jam setelah menetapkan sasaran

Jumat, 23 Mei 2008

MIND REVOLUTION (Revolusi Cara Berpikir)



Bagian pertama

Setiap saat setiap detik, kita tak pernah lepas dari sebuah aktifitas yang akan terus berlangsung sepanjang hidup kita. Walaupun kita dalam keadaan tidur, aktifitas ini terus berlangsung. Ya… aktifitas berpikir, terlepas dari persoalan apa pun yang dipikirkan. Kita semua tak pernah lepas dari sebuah proses aktifitas yang paling menetukan kelanjutan hidup kita masing-masing. Proses ini tanpa kita sadari telah membentuk diri kita saat ini, apapun kondisi dan keadaan diri kita saat ini. Semuanya merupakan hasil bentukan dari cara berpikir kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan segala tantangannya. Kita cenderung membiarkan diri kita hanyut dalam situasi lingkungan dimana kita berada, sehingga kita menjadi korban dari cara berpikir orang lain.

Banyak literatur yang membahas tentang pikiran dan berpikir. Semuanya memiliki esensi yang sama yaitu menuntut kita untuk proaktif dalam merespon setiap hal dalam hidup kita dengan menggunakan anugerah luar biasa dari Tuhan, yaitu OTAK.
Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang revolusi cara berpikir, mari kita cari tahu siapa sebenarnya diri kita?
Remaja, itulah sebutan yang lazim dipergunakan untuk anak-anak sekolahan. Predikat remaja merupakan predikat peralihan dari masa anak-anak ke dewasa. Banyak dari remaja tidak menyadari siapa dirinya karena memang masa remaja adalah masa pencarian diri. Namun banyak juga yang menjadi korban dari lingkungan.
Untuk itu mari kita cari tahu ada beberapa tipe remaja yang sebaiknya kita ketahui bersama. Tipe tipe tersebut saya akronimkan dengan kata SMAL.
Remaja yang SEADANYA
Tipe Remaja yang puas dengan apa yang dialaminya, bukan apa yang diperolehnya.
Remaja yang MENGADA-ADA
Tipe Remaja yang biasanya banyak ngelamun, banyak mimpi tapi jarang mewujudkan mimpinya ke dalam tindakannya, suka menyendiri dan memiliki dunia yang unik buat dirinya sendiri
Remaja yang ADA-ADA SAJA
Tipe Remaja yang asal beda, berpenampilan beda baik sendiri maupun bareng-bareng jadi beda sama yang ada, lucu, asik, rame dan serasa banget.
Remaja yang LEBIH DARI ADANYA
Tipe Remaja yang bisa membuat orang lain beruntung ketika dia datang dan merasa kehilangan ketika dia pergi dengan kata lain jadi bermanfaat buat orang lain.
Bermanfaat identik dengan saling melengkapi, menguatkan, tidak memberatkan dan menjadi bagian dari penyelesaian masalah.
Nah, sekarang kita bisa menilai termasuk tipe manakah diri kita sebagai remaja. Terlepas dari penilaian tersebut baik atau kurang tergantung dari bagaimana kita melihat diri kita yang sebenarnya secara jujur.
Sebenarnya di dunia ini banyak sekali yang dapat kita lihat dari sudut pandang berbeda sehingga hasil yang akan kita dapatkan pun berbeda. Banyak dari kita melihat sebuah tantangan sebagai hambatan, peluang sebagai sebuah masalah. Padahal jika kita bisa melihat dengan cara yang berbeda maka hasilnya pun berbeda.
Jika seseorang melihat sebuah persoalan baginya adalah sebuah masalah maka ada orang lain yang melihat sebuah persoalan tersebut sebagai sebuah peluang.
Untuk mejelaskan hal ini saya memiliki sebuah cerita….
Di sebuah perusahaan sepatu terkemuka di dunia, hendak melebarkan jaringan pemasarannya hingga Negara-negara terpencil. Untuk itu maka oleh manajer pemasarannya diutuslah seorang salesman untuk memasarkan produk sepatu mereka ke sebuah daerah di Negara terpencil tersebut.
Untuk mencapai daerah tersebut, si sales harus berangkat dari tempat dia bekerja dengan sebuah pesawat ke Negara yang dituju, karena daerah tersebut tidak memiliki bandara maka si sales harus turun di Negara tetangga dan dari situ dia melanjutkan perjalanan dengan naik bus yang berisi orang-orang dan binatang ternak. Selama perjalanan dia banyak melihat orang-orang sekitarnya tidak memakai sepatu. Paling bagus ada yang pakai sandal, itu pun hanya sandal yang dibuat dari pelepah daun.
Sesampainya di daerah yang dituju, si sales langsung menuju penginapan. Dia pun melihat petugas resepsionis penginapan tidak memakai sepatu. Lalu dia pun bertanya pada petugas resepsionis tersebut.
“ Mba… kok orang-orang disini tidak memakai sepatu?” Tanya si sales.
“Betul mas, orang-orang disini memang tidak menggunakan sepatu karena sudah tradisi dan yang memakai alas kaki paling bagus hanya memakai sandal.” Jawab resepsionis.
Saat itu juga si sales bergegas menuju kamarnya dan langsung menggunakan telepon satelit untuk menelpon atasannya di perusahaan.
“Bos…. Orang-orang disini tidak ada satu pun yang memakai sepatu, sepertinya kita tidak bisa menjual sepatu di daerah ini.” Kata si sales
Lalu atasan si sales menyuruh dia untuk kembali lagi ke pusat.
Beberapa bulan kemudian, manajer pemasaran mengirimkan kembali sales yang lain ke daerah tersebut. Sama seperti sales yang pertama, dia harus turun di Negara tetangga daerah yang ditujunya. Selama perjalanan dengan bus yang diisi oleh orang-orang dan ternak dia pun melihat banyak yang tidak memakai sepatu. Sesampainya di penginapan, dia pun bertanya hal yang sama kenapa orang-orang disini tidak memakai sepatu. Jawabannya pun sama yang diterimanya dari petugas penginapan tersebut.
Dia pun langsung menelepon atasannya dan mengatakan
“Bos…! Kita bisa menjual ribuan pasang sepatu karena disini tidak ada satu pun orang yang memakai sepatu.”tegas si sales.
Dari cerita di atas apa yang dapat kita petik?
Si sales pertama melihat persoalan orang-orang di daerah tersebut tidak memakai sepatu sebagai sebuah masalah baginya. Karena menurut persepsinya, dia akan kesulitan untuk menjual sepatu.
Berbeda dengan sales kedua, dia melihat persoalan tersebut sebagai peluang yang sangat besar.
Nah dari kesimpulan di atas dapat kita maknai bahwa dengan mengubah cara pandang/berpikir maka hasil yang kita dapatkan pun berbeda.
Einstein pernah berkata, hanya orang gila saja yang mengharapkan hasil berbeda dengan melakukan cara yang sama.
Dengan mengubah cara pandang, cara berpikir, kita bisa melihat kemungkinan yang belum terlihat sebelumnya. Dan pastinya akan mendapatkan hasil yang berbeda.
Mari kita lanjutkan….
Saya ingin bertanya pada Anda semua, Apakah Anda ingin sukses?
Pastinya semua orang di dunia ini ingin sukses. Tapi apakah semua orang bisa sukses sesuai dengan yang diharapkannya? Jawaban tidak semuanya dapat sukses sesuai apa yang diinginkannya. Mari kita telusuri mengapa ada orang yang bisa sukses dan ada orang yang tidak.
Di dunia ini hanya ada 2 jenis orang, yaitu Pemenang dan Pecundang. Masuk dalam kategori manakah diri kita?
Perlu kita ketahui bersama bahwa 95 persen orang-orang di dunia memiliki kerangka berpikir pecundang karena mereka hanya berharap sukses. Mereka malas melakukan apa yang harus dilakukan untuk bisa sukses. Karena bagi mereka tidak sukses tidak apa-apa. Ciri-ciri orang ini adalah selalu membuat alasan, menyalahkan orang lain dan membohongi diri.
Dan hanya 5 persen saja yang memiliki kerangka berpikir pemenang. Kesuksesan bagi mereka merupakan sebuah keharusan. Karena menjadi sebuah keharusan maka mereka akan melakukan apapun yang harus dilakukan agar mereka sukses. Setiap hal yang terjadi pada dirinya merupakan tanggung jawab dirinya adalah ciri orang berpikir pemenang.
Oleh karena itu, ambil kendali sekarang juga !!!
Anda harus memiliki kerangka pikiran seorang PEMENANG!
Anda HARUS INGIN SUKSES…!!!!!
Anda HARUS melakukan apa yang HARUS DILAKUKAN…!!!
Dan tidak ada pilihan lain selain sukses.
Karena kita ingin sukses dan mau melakukan apapun yang harus dilakukan maka kita harus mengetahui kunci perubahan.
Jika kita ingin merubah kehidupan kita maka hal yang paling penting dan utama yang harus dirubah adalah cara berpikir kita.
Mengapa hal ini menjadi sangat urgent?
Karena seorang filosof pernah mengatakan bahwa Aku adalah Apa yang Aku Pikirkan. Apa yang Aku pikirkan akan selalu menjadi perkataan-perkataan yang akan selalu dibicarakan. Dari perkataan yang keluar akan menjadi sebuah perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. Perbuatan ini kita lakukan terus menerus maka akan menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan ini kita pertahankan terus maka akan menjadi sebuah karakter diri. Karakter inilah yang akan menentukan masa depan kita.
Seorang raja mobil dari Amerika Henry Ford pernah berkata, “Bila Anda pikir Anda bisa, maka Anda BENAR. Bila Anda pikir Anda tidak bisa, maka Anda pun BENAR. Jadi bisa atau tidak bisa kita melakukan sesuatu, kita sendiri yang menentukan. Bukan orang lain.
Ibarat komputer, berpikir adalah softwarenya maka harus ada hardwarenya yaitu OTAK. Mari kita kenali anugerah luar biasa yang diberikan Tuhan pada kita.
Tahukah Anda bahwa otak kita semua mempunyai potensi yang sama dengan otaknya Einstein, aristoteles, Galileo, Da Vinci, Phytagoras, Habibi dan otak orang orang terpandai di dunia.
Mengapa ?
Karena pada saat kita di lahirkan oleh ibu kita ke dunia ini, otak kita sudah memiliki satu juta juta (1.000.000.000.000) sel otak atau neuron. Bekal yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh makhluk lain selain manusia.
Lalu jika potensi otak kita sama, mengapa ada orang yang pandai/cerdas dan ada orang yang tidak pandai?
Yang mempengaruhi kemampuan/kecerdasan seseorang adalah hubungan-hubungan yang terjadi antara sel-sel tersebut. Semakin banyak hubungan-hubungan yang terjadi antara sel-sel otak maka semakin cerdas orang tersebut, semakin sedikit hubungan antara sel-sel otak maka semakin tidak cerdas orang tersebut.
Apa yang menyebabkan hubungan-hubungan tersebut terjadi?
Hubungan-hubungan tersebut terjadi karena rangsangan-rangsangan yang diterimanya. Rangsangan ini bisa diperoleh dari luar tubuh.
Otak yang letaknya ada di atas kepala kita ini bentuknya seperti 2 kepalan tangan kita disatukan. Dan berat otak yang normal adalah 1,5 kg. dan yang luar biasa adalah otak memiliki 2 bagian yang sama persis yaitu bagian kiri dan kanan. Walaupun memiliki 2 bagian yang hampir sama namun cara kerjanya berbeda.
Belahan otak bagian kiri bersifat analitik, bagian ini berfungsi untuk urusan bahasa verbal, matematika, Logika, Angka-angka, Urutan-urutan, Penilaian, Analisis, linier.
Belahan otak kanan bersifat kreatif, bagian ini berfungsi untuk urusan Bentuk,
Intuisi, Lagu & musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, mengkhayal.
Oleh karena itu agar otak kita seimbang dalam fungsinya maka kita harus menggunakan kedua belahan otak kita dalam kehidupan sehari-hari.
Ada beberapa persoalan yang terjadi dalam dunia pendidikan kita saat ini yaitu cenderung hanya memfungsikan satu bagian otak saja yaitu otak kiri. Coba saja kita ingat kembali sejak kelas 1 SD sampai dengan sekarang SMA atau nanti kuliah bagian otak mana yang difungsikan. Coba ingat kembali?
Jika tidak pelajaran berhitung pasti menghafal, kedua hal tersebut merupakan aktifitas otak kiri. Jarang sekali otak kanan difungsikan, coba diingat kembali sewaktu SD berapa jam pelajaran untuk menggambar? Hanya 1 jam pelajaran itupun jika gurunya bisa gambar, jika tidak diganti dengan pelajaran lain.
Oleh karena itu jika sekarang Anda saya minta untuk menggambar pemandangan di sebuah kertas kosong, kira-kira gambar apa yang akan Anda buat?
Pasti Anda akan menggambar gunung bukan…
Gunungnya ada 2 ditengahnya ada matahari sedang bersinar, di bawah gunung ada jalan yang dipinggirnya sawah atau rumah.
Pertanyaan saya saat ini adalah….
Anda semua satu SD ? mengapa kok gambarnya bisa sama? Mengapa gambar pemandangan harus gambar gunung?
Nah inilah salah satu bukti bahwa kesenjangan antara otak kiri dan kanan dalam penggunaannya sangat kentara.
Saya akan memberikan tips bagi Anda untuk memelihara otak agar selalu sehat.
Otak kita semua memerlukan makanan, makanan otak ada 4 yang saya singkat menjadi ONLI.
Oksigen
Ini dapat kita peroleh dengan berolah raga secara teratur, otak memerlukan oksigen dalam menjalankan fungsinya. Jika asupan oksigen kedalam otak tidak mencukupi maka akan terjadi malfungsi dari otak seperti cepat ngantuk….
Nutrisi
Otak pun memerlukan nutrisi yang seimbang agar secara fisik otak dapat sehat. Ini dapat diperoleh dari makanan yang sehat dan bergizi. Ada satu rahasia yang akan saya berikan kepada Anda semua tentang nutrisi otak, yaitu minyak ikan. Saya menganjurkan Anda mengkonsumsi minyak ikan karena dalam minyak ikan banyak terkandung omega 9 yang baik untuk perkembangan otak Anda.
Love (kasih sayang)
Seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan kekerasan akan cenderung melakukan hal yang sama.juga seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan penuh kasih sayang maka dia akan belajar mengasihi, menghormati, menghargai sesama.
Informasi
Masih ingat yang mempengaruhi kecerdasan seseorang? Kecerdasan seseorang berbeda-beda satu sama lain dan hal ini tergantung dari banyaknya hubungan yang terjadi antar sel. Hubungan itu terjadi karena adanya rangsangan-rangsangan. Nah rangsangan yang dimaksud adalah informasi. Informasi ini dapat kita peroleh dari membaca. Membaca yang bermanfaat adalah membaca bahan bacaan yang menambah pengetahuan kita dalam menjalani kehidupan ini dan memberikan bekal bagi kehidupan nanti.
Mari sekarang kita kenali apa yang dimaksud dengan pikiran.
Ternyata pikiran menguasai 99 persen aktifitas kehidupan kita dibanding badan yang hanya 1 persen. Coba kita perhatikan, pada saat kita sedang ada masalah atau habis dimarahi oleh orang tua atau guru bagaimana kondisi kita?
Kita jalan menjadi lemas padahal tubuh kita tidak sakit. Yang sedang ada masalah adalah pikiran kita dan tubuh kita mengikuti pikiran kita.
Pikiran bukanlah benda
Pikiran adalah sebuah aktifitas
Pikiran adalah Pembuat Imajinasi
Pikiran adalah gambar dari aktifitas
Pikiran berpikir dalam bentuk gambar
Bahasa Pikiran : Gambar
Oleh karena itu pikiran lebih hebat dari badan.
Pikiran terbagi atas dua bagian yaitu pikiran sadar yang menguasai 12 persen dari pikiran kita dan pikiran bawah sadar yang menguasai 88 persen dari pikiran kita.
Kita akan bahas pikiran sadar terlebih dahulu.
Aktifitas pikiran sadar adalah :
Berpikir dan mencari penyebab
Saat kita sedang ada masalah dengan teman kita berpikir dan mencari penyebab permasalahan tersebut.
Mampu menerima/menolak ide
Saat seseorang diajak untuk mencuri, pikiran sadarnya mampu mendeteksi apakah ide ini ditolak atau diterima.
Berpikir membuat Pemikiran
Pemikiran tentukan hasil dalam hidup
Sekarang kita akan bahas tentang pikiran yang kedua yaitu Pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar merupakan pusat kekuatan manusia. Masih ingat apa yang terjadi pada waktu tahun 1998 saat terjadi kerusuhan dan penjarahan massal?
Saya waktu itu melihat di depan rumah saya lewat seorang kakek-kakek memanggul sebuah lemari es dan dia balik lagi lalu memanggul sebuah TV 29 inci. Saya terheran heran mengapa kakek-kakek tersebut sanggup memanggul beban yang buat saya tidak masuk akal untuk di bawa oleh seorang kakek tua renta.
Pada saat sadar tidak mungkin si kakek mampu membawa benda berat seperti itu sendirian. Namun yang terjadi adalah pikiran bawah sadarnya aktif. Dan dia takut tidak kebagian barang-barang jarahan.
Pada saat seseorang dikejar anjing pun, dia mampu lari secepat mungkin dan mampu melompati tembok pagar yang ada. Ini semua merupakan aktifitas pikiran bawah sadar yang mampu membuat seseorang mampu melakukan apapun yang tidak dapat dilakukan oleh pikiran sadar. Begitu hebatnya pikiran bawah sadar namun banyak yang tidak tahu bagaimana mempergunakannya untuk mencapai kesuksesan.
Ciri berikutnya dari pikiran bawah sadar adalah tidak bisa memilih. Apa pun yang di masukan oleh pikiran bawah sadar akan diterima, apakah itu baik atau buruk semuanya diterima oleh pikiran bawah sadar. Oleh karena itu berhati-hatilah jika kita mengatakan sesuatu kepada diri kita, itu akan membawa dampak yang sangat signifikan bagi pikiran bawah sadar.
Berikutnya adalah pikiran bawah sadar merupakan gudang teman penyimpanan memori yang tanpa batas. Masih ingatkah Anda dengan teman SD Anda? Masih ingatkah momen yang paling indah atau paling buruk dalam hidup Anda yang pernah Anda alami? Semua itu tersimpan dalam pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan mana kenyataan dan imajinasi. Coba perhatikan pada saat Anda nonton sebuah film, saat adegan yang menyedihkan Anda pasti ikut meneteskan air mata atau pada saat adegan yang menyeramkan Anda ikut menjerit ketakutan. Padahal itu semua hanyalah buatan sutradara yang ada di film bukan sebagai suatu kenyataan.
Atau saat Anda tidur, Anda berminpi dikejar-kejar orang atau hantu dalam mimpi Anda dan Anda terbangun dengan nafas yang tersengal-sengal, padahal itu semua hanya mimpi.
Semua itu merupakan contoh dari pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara kenyataan dan imajinasi. Kita bisa mempergunakannya untuk memperoleh keinginan kita dengan segera.
Banyangkan saja apa yang kita ingin peroleh pada masa tertentu, sebagai contoh kita menginginkan kelulusan kuliah 4 tahun kemudian dari tahun sekarang. Banyangkan dengan detail apa yang ingin Anda peroleh, lulus kuliah dengan mendapatkan IPK 3,5 semua itu bisa diraih dengan menggunakan pikiran bawah sadar.
Saya akan memaparkan pengalaman saya sendiri. Pada beberapa tahun lalu, kehidupan saya sangatlah sulit terutama dalam hal finansial. Setiap hari saya pergi dari rumah untuk menjemput rezki mempergunakan sepeda. Ada keinginan dalam benak saya untuk memiliki kendaraan bermotor. Maka setelah saya tahu kunci mempergunakan pikiran bawah sadar maka saya memakainya untuk memperoleh motor. Saya membayangkan memiliki motor Desember 2004 dan saya terus membayangkan setiap hari pergi naik motor pribadi. Ada sesuatu yang membuat saya bergairah dan semangat. Pada bulan Februari 2005 saya mampu membeli motor Honda supra fit keluaran tahun 2004 secara tunai. Tapi sayangnya pada saat saya membayangkan memiliki motor, saya membayangkan motor bekas maka yang saya dapatkan pun motor bekas. Itulah pengalaman pertama saya menggunakan kekuatan pikiran bawah sadar. Anda pun dapat melakukannya.
Berikutnya pikiran bawah sadar mengerjakan satu kegiatan satu waktu. Jadi pikiran bawah sadar hanya beraktifitas satu kegiatan dalam satu waktu.
Bahasa pikiran bawah sadar adalah perasaan, oleh sebab itu tumbuhkan perasaan suka cita saat kita membayangkan memperoleh sesuatu yang kita inginkan apapun kenginan kita itu.
Anda tahu segala aktifitas seperti bernafas, detak jantung, peredaran darah merupakan aktifitas yang diatur oleh pikiran bawah sadar. Maka yang paling berperan dalam hidup kita adalah pikiran bawah sadar.
Untuk dapat mempergunakan pikiran bawah sadar, kita harus mengetahui beberapa prinsip pikiran bawah sadar yang apabila kita lakukan maka kita akan dapat menggunakan pikiran bawah sadar secara tepat dan efektif.
Bagian dari pikiran kita yang sangat luar biasa adalah pikiran bawah sadar. Kita dapat menggunakannya untuk mewujudkan apapun yang kita inginkan. Kita bisa memprogram kembali pikiran bawah sadar untuk mencapai tujuan-tujuan dengan lebih cepat dan lebih mudah.
Fakta tentang Pikiran Bawah Sadar:
Pikiran bawah sadar merekam setiap kejadian yang pernah terjadi dalam kehidupan kita.
Dari pikiran bawah sadar kita memperoleh tuntutan dan panduan untuk menjalani kehidupan, melalui intuisi, firasat, perasaan atau mimpi.
Pikiran bawah sadar menentukan tindakan dan perilaku kita
Pikiran bawah sadar merupakan suatu mekanisme yang dapat bekerja untuk mewujudkan pemikiran yang kita tanamkan berulang-ulang ke dalamnya.
Kita tidak bisa berpikir positif dan negatif pada saat yang sama, salah satunya akan dominan dan mewujudkan pemikiran itu ke dalam realitas.
Pikiran bawah sadar tidak mempunyai mekanisme untuk mengenali mana relaitas dan mana yang imajinasi. Apa yang kita bayangkan, visualisasikan, inginkan dapat mewujud menjadi kenyataan.
Prinsip Kerja Pikiran Bawah Sadar (5P):
Pikiran bawah sadar hanya berbicara dalam bahasa Positif. Misalnya: jangan mengatakan; ”saya tidak lupa”, tapi katakanlah: “saya pasti ingat”
Present tense. Yaitu saat ini atau sekarang. Misalnya, jangan mengatakan: ”mulai besok, saya akan berhenti merokok”, tapi katakanlah: “saya telah berhenti merokok dan hidup sehat”.
Bersifat Pribadi, gunakanlah kata aku atau saya, bukan kita, kami.
Persisten atau pengulangan, dilakukan/diucapkan terus menerus. Semakin sering kita memasukkan hal-hal yang kita inginkan ke dalam bawah sadar, semakin cepat pikiran bawah sadar kita meresponnya.
Perasaan atau Emosi. Tumbuhkan emosi saat mengkondisikan bawah sadar, misalnya sukaria, sukacita, bahagia, karena emosi merupakan dorongan hati yang paling kuat untuk melakukan sesuatu.
Ada sebuah kekuatan yang dapat menunjang proses mengaktifkan pikiran bawah sadar yaitu visualisasi.
Visualisasi adalah upaya menggunakan imajinasi kita untuk melihat diri kita dalam sebuah situasi yang belum terjadi, menggambarkan diri kita memiliki atau melakukan sesuatu yang kita inginkan dan berhasil mencapai sesuatu yang kita harapkan. Ketika kita melakukan visua-lisasi, kita berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar kita.
Hal terpenting untuk menciptakan realitas baru ketika kita menghadapi perubahan adalah membangun terlebih dahulu realitas itu ke dalam pikiran kita sebelum realitas itu menjadi kenyataan.
Prinsip-prinsip Visualisasi:
Visualisasikan tujuan tersebut benar-benar sedang terjadi saat ini. Buatlah sungguh nyata terjadi dalam pikiran Anda secara terperinci. Lihatlah diri Anda ada dalam visualisasi tersebut.
Visualisasi hanya efektif jika kita berada dalam kondisi rileks dan dalam keadaan bawah sadar.
Dalam visualisasi kita membayangkan apa yang terjadi, bagaimana rasanya atau suasana hati kita ketika hal tersebut terjadi. Ini berarti kita harus menambahkan emosi atau suasana hati positif ketika mencapai tujuan kita.
Karena pikiran bawah sadar tidak mengetahui perbedaan antara kenyataan dan imajinasi, visualisasikan tanpa memikirkan logika, kemungkinan atau peluang hal tersebut menjadi kenyataan.
Bagilah tujuan menjadi sesuatu yang bisa dicapai dalam jangka pendek (satu bulan), jangka menengah (1-5 tahun) dan jangka panjang (5-10 tahun). Tujuan jangka pendek merupakan batu loncatan untuk mencapai tujuan jangka menengah dan jangka panjang. Mulai dengan tujuan jangka pendek yang kelihatan tidak begitu jauh dari kita dapat merasa bisa untuk meraihnya.
Kita dapat meraih tujuan-tujuan kita setelah kita dapat menggambarkannya dengan jelas dalam pikiran bawah sadar kita.
Afirmasi adalah pernyataan pendek dan sederhana yang kita sampaikan terus menerus dan berkali-kali kepada diri kita di dalam hati atau kita ucapkan dengan keras.
Prinsip-prinsip Afirmasi:
Kita tidak perlu mempercayai afirmasi kita. Ingatlah bahwa pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan antara imajinasi dan kenyataan. Jangan khawatir tentang afirmasi kita, lakukan saja berulang-ulang, terus menerus. Jika kita tidak percaya dengan afirmasi kita, itu bagus! Namun, jika mempercayai afirmasi kita, itu juga baik!. Tidak apa-apa, lakukan saja terus.
Gunakan prinsip-prinsip untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar: positif, present tense, pribadi, persisten dan perasaan (5P).
Buat afirmasi sependek mungkin. Ringkas, mudah diucapkan dan mudah diulang-ulang.
Jangan sekali-kali menyebutkan apa yang tidak Anda inginkan. Misalnya: hindari mengatakan: “Aku tidak ingin hidup dalam kekurangan yang berkepanjangan akibat kehilangan pekerjaan”. Lebih baik jika Anda mengatakan “Aku hidup berkelimpahan”.
Prinsip-prinsip keyakinan:
Sebelum impian atau tujuan menjadi kenyataan, kita harus yakin seakan-akan telah menerima atau mencapai tujuan kita.
Keyakinan membuat kita tetap tegar dan tidak pernah menyerah dalam menghadapi segala tantangan, keraguan dan keengganan ketika kita dalam proses menciptakan realitas baru.
Keyakinan membuat kita fokus terhadap tujuan dan mendorong timbulnya hasrat dan antusiasme.
Realitas apapun yang kita harapkan akan mewujud menjadi kenyataan asal kita terus menerus melakukan visualisasi dan afirmasi serta meyakini bahwa hal itu sudah terjadi.
Pemrograman kembali pikiran bawah sadar:
Duduk dengan nyaman dan rileks. Dengan mata terpejam dan diiringi musik santai yang membuat kita sangat rileks dan semua beban pikiran kita terlepas, tarik napas panjang dan dalam. Rasakan udara dingin memasuki seluruh tubuh melalui lubang hidung. Secara perlahan kita memasuki kondisi gelombang otak alpha, nikmati keadaan ini beberapa menit.
Kemudian ucapkan dalam hati afirmasi yang sudah Anda buat secara pribadi, positif, dengan waktu saat ini, misalnya: “saya memiliki sebuah rumah mungil type 54 dengan warna hijau muda dengan taman di halamannya”. Atau “ saya lulus sekolah/kuliah dengan mendapatkan nilai terbaik….” Dsb.
Kemudian visualisasikan keadaan atau tujuan yang Anda harapkan tersebut dalam layar mental Anda. Bayangkan Anda sedang berada di dalam rumah tersebut bersama-sama istri dan anak-anak… Bayangkan Anda telah berhasil meraih tujuan tersebut… Gambarkanlah… Bayangkan bahwa hal itu benar-benar terjadi. Bayangkan bahwa Anda telah mencapai tujuan yang Anda inginkan, saat ini juga Anda telah meraihnya. Gambarkan dengan jelas sehing-ga Anda benar-benar dapat melihat diri Anda sendiri dalam pikiran Anda.
Sambil membayangkan, tambahkan suasana hati atau perasaan positif yang Anda miliki ketika tujuan itu tercapai. Ambil napas yang panjang dan dalam, nikmati perasaan itu… nikmati gambaran visual dan perasaan hati yang menyertai suasana tersebut.
Setelah itu hitunglah secara perlahan dari 5, 4, 3, 2, 1 sambil menarik napas panjang dan dalam untuk setiap hitungan. Setelah itu bukalah mata.
Ulangilah proses tersebut, minimal dua kali sehari.
Demikianlah uraian tentang revolusi cara berpikir bagian pertama. Masih banyak hal yang akan dibahas dalam revolusi cara berpikir bagian kedua. Dan yang pasti adalah semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan memberikan perubahan yang dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan Anda.
Segala hal yang terdapat dalam tulisan ini merupakan hasil bacaan dan praktek yang saya lakukan beberapa tahun terakhir ini. Dan hasilnya telah saya rasakan langsung dalam hidup saya.
Bagaimanapun juga tulisan ini masih jauh dari sempurna, dan akan terus menerus diperbaiki. Minimal dalam ketidak sempurnaan tulisan ini, saya dapat berbagi sesuatu dengan Anda sebagai pembaca. Dan keyakinan yang terdalam saya adalah Anda pun dapat memetik manfaat dari tulisan sederhana ini.
Sampai berjumpa dalam Mind Revolusion bagian kedua.
Salam ACTION YOUNG OUTSHINE !!!
Penulis.
SRI HENDANA